KPK Ungkap Nusron Wahid Pergi ke Malaysia saat Mangkir Panggilan Kedua

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein mengungkap bahwa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid tengah berjalan ke Malaysia saat kembali mangkir dalam pemanggilan kedua pada Kamis (15/10) lalu.

"Kalau enggak masalah ke Malaysia," ujar Taufik di gedung Merah Putih KPK, Jumat (16/10).

Dia menambahkan, Nusron sempat memberikan surat ke KPK untuk kembali tidakhadir dalam pemeriksaan. Berdasarkan surat tersebut, perjalanan dilakukan untuk kepentingan dinas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sehingga, Taufik mengatakan pihaknya bakal melakukan penjadwalan ulang untuk memanggil Nusron.

"Ya kelak kita bakal agenda ulang," katanya.

KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap mengenai pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk dan penerimaan lainnya di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Mereka adalah Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I, Sontang Coin Manurung; politikus Partai Golkar, Fahd El Fouz namalain Fahd A Rafiq; mantan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto; Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi.

Empat tersangka lainnya ialah Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN, Lampri, serta Muhammad Fakhry, Erwin, dan Rizal Pahlevi.

Arif, Fahd, Erwin, dan Muhammad Fakhry disebut KPK sebagai orang kepercayaan Nusron Wahid.

(thr/dal)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑