Ilustrasi gedung KPK. KPK mengamankan duit senilai Rp1 miliar dalam kasus OTT Bupati Klaten(Antara Foto)
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 20 orang termasuk Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Klaten, Jawa Tengah. Lembaga antirasuah juga menyita peralatan bukti berupa duit tunai sekitar Rp1 miliar.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan para pihak nan ditangkap sedang menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta.
"Saat ini sedang menjalani permintaan keterangan di Gedung Merah Putih KPK," kata ahli bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis (15/10).
Lembaga antirasuah menangkap 20 orang tersebut di dua letak berbeda ialah di wilayah Jakarta dan Klaten, Jawa Tengah. Ia mengatakan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo sedang diperiksa oleh Polres Klaten,
"Untuk para pihak nan diamankan di Klaten saat ini tetap dilakukan permintaan keterangan di Polres Klaten. Salah satunya adalah Bupati Klaten," ujar Budi.
Budi mengungkap bahwa 19 orang lainnya nan turut diamankan terdiri dari unsur aparatur sipil negara (ASN) hingga pihak swasta.
"Selain Bupati selaku penyelenggara negara, ada juga ASN baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Klaten maupun Badan Pemeriksa Keuangan, serta unsur swasta," kata Budi.
Budi menyampaikan bahwa nilai peralatan bukti dari OTT di Klaten berupa duit tunai sebesar Rp1 miliar nan sekarang disita oleh penyidik.
Operasi tangkap tangan terhadap Hamenang ini merupakan OTT ke-23 nan digelar KPK sepanjang 2026. OTT tersebut berangkaian dengan dugaan suap nan diterima Hamenang dalam pengadaan peralatan dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari organisasi perangkat wilayah (OPD), serta dugaan suap kepada pihak BPK mengenai pemeriksaan audit. Sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status norma dari para pihak nan ditangkap tersebut. (Ant/H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·