Korban Hanania Travel Bertambah, Kali Ini Jemaah Haji Khusus

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Korban dugaan penggelapan dana jemaah oleh Hanania Travel terus bertambah. Tidak hanya calon jemaah umrah, sejumlah calon jemaah haji unik juga mengaku menjadi korban dan telah melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya.

Kuasa norma korban, Joddy Mulyasetya Putra, mengatakan pihaknya kembali menyerahkan info korban gelombang ketiga kepada interogator Polda Metro Jaya pada Rabu (17/6/2026). Pada tahap ini, terdapat 620 jemaah nan melapor dengan total kerugian mencapai Rp 16,7 miliar.

“Gelombang ketiga hari ini terdapat kurang lebih 620 pax nan menjadi korban dengan nominal Rp 16.768.745.500,” kata Joddy kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).

Dengan penambahan tersebut, total korban nan datanya telah diserahkan ke interogator sejak gelombang pertama hingga ketiga mencapai 1.286 jemaah. Nilai kerugian nan dilaporkan pun membengkak hingga Rp 35,34 miliar.

“Jumlah info nan sudah kami sampaikan ke Polda dari gelombang satu, dua dan tiga kurang lebih sekitar 1.286 pax dengan total nominal Rp 35.342.293.500,” ujarnya.

Joddy mengungkapkan perkembangan terbaru menunjukkan dugaan kerugian tidak hanya dialami calon jemaah umrah. Sedikitnya empat calon jemaah haji unik juga mengaku telah menyetorkan biaya kepada Hanania Travel, namun hingga sekarang belum mendapatkan kepastian keberangkatan.

Menurutnya, para calon jemaah haji tersebut telah bayar duit muka sekitar 5.000 dolar AS per orang. Namun, mereka belum memperoleh nomor porsi haji.

“Jadi tidak hanya umrah saja, tetapi ada haji juga nan kemudian menjadi korban,” katanya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑