
Teh dan kopi. (Foto: dok Magnific)
JAKARTA - Kopi dan teh sama-sama menjadi minuman jagoan banyak orang untuk memulai hari. Namun, jika berbincang soal kesehatan tulang, rupanya keduanya bisa memberikan pengaruh nan sedikit berbeda.
Melansir Health, penelitian terbaru menunjukkan bahwa teh mungkin punya sedikit kelebihan dalam perihal kesehatan tulang dibandingkan kopi. Meski begitu, bukan berfaedah pencinta kopi kudu langsung meninggalkan minuman favoritnya.
Kesehatan tulang memang perlu semakin diperhatikan seiring bertambahnya usia. Tulang bisa menjadi lebih rapuh, terutama pada wanita setelah menopause nan mempunyai akibat osteoporosis lebih tinggi.
Teh Berkaitan dengan Tulang nan Lebih Padat
Penelitian pada 2025 nan melibatkan nyaris 10.000 wanita lanjut usia menemukan bahwa mereka nan mengonsumsi teh mempunyai kepadatan tulang pinggul sedikit lebih tinggi dibandingkan mereka nan tidak minum teh.
Penelitian lain pada nyaris 50.000 wanita pascamenopause juga menemukan adanya kaitan antara konsumsi teh dan kepadatan tulang nan lebih tinggi di beberapa bagian tubuh. Konsumsi teh juga dikaitkan dengan kemungkinan osteoporosis dan patah tulang nan lebih rendah.
Salah satu argumen nan diduga berkedudukan adalah kandungan polifenol dalam teh. Senyawa tumbuhan ini mempunyai sifat antioksidan dan dapat membantu melindungi sel serta mengurangi peradangan.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·