Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

loading...

Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI. Foto/SindoNews

CUPERTINO - Apple telah mengusulkan gugatan terhadap OpenAI mengenai praktik perekrutan dan pengumpulan info rahasia.

Pada tanggal 11 Juli, Apple mengusulkan gugatan terhadap OpenAI di pengadilan federal di San Jose, California, menuduh perusahaan kepintaran buatan (AI) tersebut mencuri rahasia jual beli untuk mengembangkan perangkat keras konsumen.

Dalam gugatan setebal 41 halaman, Apple menuduh OpenAI melancarkan kampanye sistematis untuk merekrut personelnya dan mengumpulkan info rahasia mengenai teknologi, proses, dan produk nan belum dirilis. Apple menuduh OpenAI menggunakan info ini untuk mengembangkan perangkat keras AI-nya.

Apple menegaskan bakal memihak pencapaian penelitian dan inovasinya dan mengatakan bahwa mereka memutuskan untuk mengusulkan gugatan setelah OpenAI kandas menanggapi kekhawatiran nan disampaikan Apple pada Februari lalu.

iPhone bakal segera mendapatkan fitur nan memperingatkan pengguna sebelum mereka menjadi korban penipuan.Apple menambahkan lapisan perlindungan baru ke iOS 27 untuk membantu pengguna iPhone menghindari menjadi korban penipuan online. Melalui platform Trust Insights, aplikasi dapat mendeteksi aktivitas nan tidak biasa dan mengeluarkan peringatan segera setelah penipuan sedang berlangsung.

Gugatan tersebut tidak hanya menargetkan OpenAI tetapi juga perusahaan perangkat keras io Products, nan didirikan berbareng oleh mantan Kepala Perancang Apple, Jony Ive, dan diakuisisi oleh OpenAI pada tahun 2025, berbareng dengan dua mantan tenaga kerja Apple: Tang Yew Tan, nan saat ini menjabat sebagai Kepala Perancang Perangkat Keras OpenAI, dan insinyur Chang Liu.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews