Konsumsi Anggur dan Blueberry Efektif Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Sedang Trending 42 menit yang lalu
Konsumsi Anggur dan Blueberry Efektif Turunkan Risiko Penyakit Jantung ilustrasi(Magnific)

PENYAKIT kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke, tetap menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Selain pengobatan medis konvensional, pencegahan berbasis pola makan sekarang semakin mendapat sorotan utama dari kalangan peneliti kesehatan.

Tinjauan ilmiah terbaru nan diterbitkan dalam jurnal Nutrients mengungkapkan bahwa mengonsumsi buah anggur dan blueberry (beri biru) secara rutin dapat memberikan perlindungan signifikan terhadap kegunaan pembuluh darah dan kesehatan jantung.

Riset nan merangkum belasan uji klinis pada manusia ini mengidentifikasi bahwa faedah utama anggur dan blueberry berasal dari kandungan senyawa tanaman aktif seperti polifenol, flavonoid, antosianin, dan resveratrol:

  • Manfaat Buah Anggur: Konsumsi polifenol anggur di atas 500 mg per hari terbukti menurunkan penanda peradangan (C-reactive protein). Selain itu, asupan anggur rutin dikaitkan dengan penurunan tekanan darah sistolik rata-rata 3,17 mm Hg.
  • Manfaat Buah Blueberry: Mengonsumsi sekitar 150 gram blueberry segar per hari selama enam bulan terbukti meningkatkan elastisitas pembuluh darah dan kegunaan endotel, nan diproyeksikan bisa menekan akibat penyakit kardiovaskular sebesar 12% hingga 15%.
  • Efek Pendukung: Senyawa antioksidan pada kedua buah ini membantu mencegah kekakuan tembok arteri dan memperlancar aliran darah secara bertahap.

Barengi dengan Pola Hidup Sehat

Para mahir menegaskan bahwa konsumsi anggur dan blueberry berkedudukan sebagai pendukung style hidup sehat, bukan pengganti obat medis alias penawar pola hidup buruk. Untuk mendapatkan faedah optimal, masyarakat disarankan mengonsumsi buah secara utuh alias mencampurkannya ke dalam menu harian seperti oatmeal, yogurt, maupun salad segar.

Pencegahan penyakit jantung tetap memerlukan pendekatan menyeluruh, nan mencakup olahraga teratur, penghentian kebiasaan merokok, serta pemantauan kadar kolesterol dan tekanan darah secara berkala.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia