Liputan6.com, Jakarta - Polisi menyiapkan skema rekayasa lampau lintas secara situasional di sekitar area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, menyusul penyelenggaraan Konser Akbar pada Sabtu (18/7/2026) malam.
Kepala Bagian Pembinaan dan Operasional (Kabag Bin Ops) Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Robby Hefados mengatakan, aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan kepadatan arus lampau lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar Monas.
"Kami menginformasikan kepada masyarakat bahwa ada aktivitas tersebut di Monas dan kami mengimbau masyarakat untuk menghindari area ataupun ruas Jalan Merdeka Selatan, termasuk juga pintu Gambir ataupun Merdeka Timur," tutur Robby di Jakarta, seperti dilansir dari Antara.
Meski demikian, kepolisian tidak bakal langsung melakukan penutupan maupun pengalihan arus kendaraan sejak konser dimulai. Rekayasa lampau lintas bakal diterapkan secara berjenjang dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan.
Menurut Robby, penutupan dan pengalihan arus hanya bakal diberlakukan andaikan arus kendaraan di Jalan Merdeka Selatan sudah tidak dapat bergerak akibat padatnya kendaraan nan parkir maupun tingginya aktivitas masyarakat di lokasi.
"Penutupan dan pengalihan jalan dilakukan secara situasional andaikan memang Merdeka Selatan itu dipenuhi oleh parkiran roda dua maupun roda empat, ataupun dipenuhi oleh masyarakat, sehingga tidak bisa dilintasi. Maka, kami baru bakal melaksanakan rekayasa lalin," jelas dia.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·