Jakarta, CNN Indonesia --
Kondisi YTR (29), korban dugaan penganiayaan berat dan penyekapan selama tiga tahun oleh kekasihnya Taufik Hidayat di Kabupaten Bandung, telah berangsur membaik selama menjalani perawatan intensif di RSHS Bandung.
Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSHS Bandung dr Fitra Hergyana mengatakan korban sekarang sudah dapat duduk dan mulai beraktivitas ringan sembari menjalani masa pemulihan sebelum tindakan operasi.
"Alhamdulillah pasien saat ini memang sudah bisa duduk, sudah bisa beraktivitas dan kemarin kami juga sudah melaksanakan debridement alias pembersihan luka sembari menunggu operasi," kata Fitra di Bandung, Jumat (3/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan tim medis belum dapat memastikan agenda operasi lantaran tetap berfokus menangani jangkitan nan dialami korban.
"Saat ini memang tetap ada infeksinya. Setelah infeksinya tertangani, baru operasi bakal dilaksanakan," ujarnya.
Fitra menjelaskan penanganan terhadap korban tidak hanya berfokus pada pemulihan fisik, tetapi juga kondisi psikologis.
Ia menambahkan korban bakal menjalani operasi secara berjenjang sesuai hasil pertimbangan medis setelah setiap tindakan dilakukan.
"Operasi ini tidak bisa dilakukan hanya sekali. Kami bakal memandang hasil operasi pertama terlebih dulu sebelum menentukan tindakan berikutnya," katanya.
Sebelumnya, Polda Jawa Barat menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR nan diduga berjalan selama kurang lebih tiga tahun di sebuah indekos di wilayah Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Atas kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka berat nan berakibat pada kondisi fisik, termasuk gangguan penglihatan, kesulitan berbicara, dan tidak dapat melangkah normal.
(antara/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·