Jakarta, CNN Indonesia --
Sebanyak 69 korban selamat dari Kapal Virgo Transport 8 dievakuasi ke Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (13/9).
Sejumlah korban diketahui mengalami trauma berat, sesak napas, hingga penurunan kesadaran sehingga kudu mendapat penanganan medis lebih intensif.
Para korban dibawa menggunakan MV Haida nan membantu proses pemindahan dari wilayah perairan Laut Jawa. Kapal tersebut tiba dan bersandar di Pelabuhan Trisakti sekitar pukul 18.00 WITA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setibanya di pelabuhan, seluruh korban selamat dipindahkan ke ruang induk terminal nan difungsikan sebagai letak penanganan medis sementara. Tim campuran kemudian melakukan pemilahan berasas tingkat kegawatdaruratan.
Petugas PMI Banjarmasin, Alfi mengatakan sistem tersebut diterapkan agar korban dengan kondisi paling memerlukan pertolongan dapat segera ditangani.
"Penanganan korban kami bagi menjadi tiga zona, ialah area hijau untuk korban dengan luka ringan, area kuning untuk korban luka sedang, dan area merah untuk korban nan mengalami luka berat," jelas Alfi, Minggu (13/9).
Korban nan masuk area merah, terutama mereka nan mengalami trauma berat, sesak napas, hingga penurunan kesadaran, mendapat penanganan lebih intensif. Petugas memberikan oksigen, memasang penyangga leher alias neck collar, serta memberikan infus sesuai kondisi masing-masing korban.
Sementara itu, tim medis dari PMI, Dinas Kesehatan, dan unsur SAR memeriksa kondisi para korban menggunakan tempat tidur lipat alias velbed. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, debar jantung, serta tanda-tanda vital lainnya.
Proses penanganan dilakukan di tengah kondisi terminal nan dipadati korban, petugas medis, relawan, serta family nan menunggu info mengenai kerabat mereka.
Sejumlah ambulans juga disiagakan di luar gedung terminal. Personel TNI-Polri dan relawan turut dikerahkan untuk mempercepat proses rujukan korban dengan kondisi berat dari area merah menuju rumah sakit terdekat.
Kepolisian berbareng petugas keamanan pelabuhan melakukan sterilisasi di sekitar area penanganan medis agar petugas dapat bekerja lebih leluasa dan kepadatan tidak menghalang pemeriksaan maupun pemindahan lanjutan.
Penanganan terhadap 69 korban selamat tetap berlangsung. Bersamaan dengan itu, upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban lain nan tetap berada di wilayah perairan Laut Jawa juga terus dilakukan.
Kapal Virgo dilaporkan lenyap kontak sekitar pukul 02.00 WITA usai menghadapi cuaca buruk. Basarnas Banjarmasin menerima laporan sekitar pukul 04.10 WITA.
Kemudian pada pukul 04.30 WITA, instansi SAR mengerahkan tim dan peralatan untuk operasi pencarian serta penyelamatan. Namun, dari sini menuju titik letak terakhir kapal memerlukan waktu sekitar enam jam.
Kantor SAR Banjarmasin juga melaporkan ke Basarnas pusat. Mereka lampau mendeklarasikan ada kondisi darurat ke seluruh pengguna lampau lintas di Laut Jawa sehingga support bisa lebih banyak diterima. Sampai saat ini, operasi pencarian dan pengamanan tetap berlangsung.
Per pukul 17.00 WITA, tim sudah mengevakuasi 113 korban termasuk enam orang meninggal dunia. Penyebab kapal lenyap kontak hingga mengalami kemiringan bakal diinvestigasi di kemudian hari setelah proses pemindahan rampung.
(antara/isn)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·