Kondisi Bumi 320 Juta Tahun yang Lalu Kini Bisa Dilihat Lagi

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

loading...

Kondisi Bumi 320 Juta Tahun nan Lalu. Foto/ Daily

TOKYO - Alat daring Paleolatitude baru saja ditingkatkan secara signifikan, memungkinkan pengguna untuk menjelajahi letak tempat mana pun di Bumi selama 320 juta tahun terakhir.

Dikembangkan olehpara ilmuwandari Universitas Utrecht (Belanda), perangkat ini merekonstruksi pergerakan benua dari superbenua Pangaea hingga saat ini, memberikan perspektif visual tentang sejarah pengetahuan bumi planet ini.

Paleolatitude dirancang untuk menjembatani bagian paleontologi dan paleoklimatologi. Untuk memahami kediaman organisme purba alias kondisi suasana masa lalu, para peneliti perlu menentukan letak geografis pasti dari sampel batuan pada saat pembentukannya.

Alat ini menggunakan info medan magnet nan "tersimpan" di dalam mineral batuan untuk menentukan garis lintang purba. Dengan demikian, perspektif kemiringan medan magnet Bumi secara berjenjang berubah dari kutub ke khatulistiwa, memungkinkan untuk menyimpulkan letak batuan saat terbentuk.

Saat batuan mengkristal, mineral magnetik di dalamnya merekam arah medan magnet pada saat itu. Dari info ini, para intelektual dapat merekonstruksi pergerakan lempeng tektonik selama ratusan juta tahun.

Versi baru Paleolatitude menambahkan info tentang anomali magnetik dasar laut, memungkinkan pencarian pergerakan lempeng tektonik besar dan mini dengan lebih akurat.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews