Selain itu, Bupati Bangka Barat Markus menggambarkan Bukit Menumbing menjadi tembok pertahanan ekosistem wilayah nan menjadi rumah bagi tanaman dan hewan endemik, termasuk hewan langka mentilin alias tarsius Bangka.
"Bukit Menumbing ini adalah wilayah penyangga air nan sangat vital bagi keberlangsungan hidup masyarakat. Oleh lantaran itu, kelestariannya kudu kita jaga bersama," terang dia.
Markus optimistis, perpaduan antara pesona alam nan asri dan nilai sejarah nan magis di Bukit Menumbing bisa menjadi magnet pariwisata berkepanjangan (sustainable tourism) nan bakal mendongkrak ekonomi wilayah tanpa kudu merusak alam.
"Komitmen tersebut juga selaras dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya Misi ke-2 mengenai kemandirian bangsa melalui ekonomi hijau dan ekonomi biru, serta Misi ke-5 tentang penyelarasan kehidupan nan selaras dengan alam dan budaya," jelas Markus.
Kegiatan itu turut dihadiri oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Barat, Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Pengadilan Negeri, Badan Intelijen Negara (BIN), Rutan Muntok, serta unsur TNI-Polri.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·