Komisi Reformasi Polri ke Istana, Bawa 10 Buku Tebal Berisi Suara Rakyat

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Anggota Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Republik Indonesia (KPRP) Mahfud MD ditemui di UGM, Kamis (15/1). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Mahfud MD, mengatakan laporan nan bakal disampaikan pihaknya kepada Presiden Prabowo Subianto dimuat dalam 10 kitab tebal.

"Ada 10 kitab tebal-tebal gitu ya," kata Mahfud di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5).

Mahfud merinci, 10 kitab itu terdiri dari: 8 kitab nan berisi transkrip aspirasi masyarakat dan rencana Polri; serta 2 laman resume.

"Yang delapan verbatim suara-suara masyarakat dan rencana Polri sendiri, kemudian nan dua laman itu resume," bebernya.

Namun, Mahfud belum merinci perincian apa nan menjadi prioritas dalam laporan itu. Ia mengaku tetap menunggu pengarahan dari Prabowo.

Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan
Anggota Komisi Percepatan Reformasi Polri, Ahmad Dofiri, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/5/2026). Foto: Jonathan Devin/kumparan

"Belum tahu. Nanti sesudah dengan Presiden ya," ucapnya.

Hari ini, KPRP mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta untuk melaporkan hasil rekomendasi nan telah dibuatnya kepada Prabowo.

Adapun, rekomendasi ini telah disetujui oleh DPR RI melalui Rapat Paripurna.

Selain Mahfud MD, sejumlah personil Komisi Reformasi Polri juga nampak di Istana Negara hari ini. Seperti Jimmly Asshiddiqie, hingga eks Irwasum Polri Komjen Pol (purn) Ahmad Dofiri.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan