Liputan6.com, Jakarta - Pelaku curanmor ini tak sembarang waktu saat menjalankan aksinya. Dia mempunyai kode tertentu. Yakni, memilih tanggal berakhiran 7 saat mengincar targetnya di area Kebayoran Lama.
Hal itu diketahui saat petugas piket Polsek Kebayoran Lama mendapat laporan dari penduduk ada pelaku kejahatan nan ditangkap. Saat petugas mendatangi lokasi, rupanya laki-laki itu sudah lebam.
"Piket kegunaan Kebayoran Lama menerima laporan adanya orang nan diduga pelaku kejahatan diamankan warga. Saat petugas sampai di lokasi, kondisi nan berkepentingan sudah mengalami luka lebam," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Joko menjelaskan, penduduk menginformasikan ada pelaku kejahatandiamankan pada Jumat (17/4) awal hari sekitar pukul 00.30 WIB. Polisi menyita sejumlah peralatan bukti nan memperkuat dugaan tindak pidana, di antaranya satu buah kunci leter T beserta satu mata kuncinya, sebuah jaket, serta lima buah kunci sepeda motor.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pencocokan bukti digital, terduga pelaku diduga kuat telah bertindak sebanyak tiga kali di wilayah tersebut, ialah pada 17 Maret, 7 April, dan terakhir pada 17 April.
"Dari rekaman CCTV pada kejadian tanggal 17 Maret dan 7 April, tampak pelaku menggunakan jaket dan sweater nan sama dengan nan ditemukan saat penangkapan. Wajahnya pun teridentifikasi identik dengan orang nan diamankan," jelasnya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·