Kisah Unik Pebulu Tangkis Gloria Emanuelle Widjaja, Pernah Latihan Pakai Tutup Panci!

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kisah Unik Pebulu Tangkis Gloria Emanuelle Widjaja, Pernah Latihan Pakai Tutup Panci!

Gloria Emanuelle Widjaja (tengah) cerita perjalanan pekerjaan hingga menjadi pebulu tangkis profesional. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

PERJALANAN Gloria Emanuelle Widjaja menjadi pebulu tangkis ahli rupanya berasal dari aktivitas sederhana di rumah. Jauh sebelum masuk klub dan menjalani latihan serius, Gloria kecil mengenal bulu tangkis lewat permainan berbareng keluarganya.

Hal itu diceritakan Gloria saat menjadi narasumber dalam program GenZone Talks di iNews Campus Connect 2026 Universitas Tarumanagara (Untar) pada Rabu (30/9/2026).

 Arif Julianto/Okezone) Gloria (tengah) pernah berlatih bulu tangkis menggunakan panci. (Foto: Arif Julianto/Okezone)

1. Berlatih Bersama sang Ayah

Gloria mengaku pertama kali dikenalkan dengan bulu tangkis oleh sang ayah ketika usianya sekitar 7 tahun. Saat itu, bermain bulu tangkis menjadi salah satu aktivitas nan dilakukan Gloria berbareng orangtua dan kerabat perempuannya di depan rumah. Menariknya, Gloria dan keluarganya tak selalu menggunakan perlengkapan bulu tangkis seperti nan dikenal sekarang.

“Jadi momen itu papi aku, cici aku, semua sama mami tuh kadang kita sore-sore suka, ‘Main bulu tangkis yuk!’” ujar Gloria.

Mereka apalagi membeli shuttlecock satuan di warung untuk kemudian dimainkan bersama. Namun, untuk raket, Gloria mini punya langkah sendiri ialah memakai tutup panci.

“Pakainya tutup panci,” katanya.

Tutup panci nan digunakan bukan sembarang tutup panci. Gloria menyebut mereka memakai tutup panci model lama nan berbentuk bulat dan terbuat dari besi. 

Bagian tengahnya bisa dilepas sehingga dapat digunakan untuk memasukkan tangan sebagai pegangan. Kebiasaan bermain berbareng family itu awalnya hanya sekadar aktivitas sore. 

Namun, sang ayah rupanya memandang ada potensi dalam diri Gloria. Sang ayah kemudian menawarkan Gloria untuk mulai berlatih bulu tangkis dengan lebih serius. 

“Sudah jadi berjalannya waktu hanya main-main di depan rumah mungkin pada saat itu bokap ngelihat kali ya, kok kayaknya anak gue ada potensi,” tutur pebulu tangkis bertinggi badan 182 sentimeter tersebut.

Ia kemudian mengikuti training di wilayah Bekasi. Dari nan awalnya sekadar bermain, Gloria mulai menjalani latihan rutin berbareng anak-anak lain.

“Jadi selama seminggu bisa tiga kali alias dua kali untuk awal-awal. Tambah lama seminggu kali kan, selebihnya pagi sekolah. Pagi sekolah, siang ke sore alias sore ke malam saya latihan,” ujarnya.

Kemampuan Gloria pun perlahan mulai terlihat. Ia tak hanya mengikuti latihan dasar, tetapi juga mulai bertanding di beragam level berbareng klub-klub lokal di sekitar tempat tinggalnya di Bekasi.

“Antar-nasional, antar-klub, antar-RT, RW, semua gua jabanin,” kata Gloria sembari bercanda.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑