Kisah Perjuangan Karateka Cok Istri Agung, Bangkit dari Cedera hingga Persembahkan Perunggu di Asian Games Terakhir

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Cikal Bintang , Jurnalis-Jum'at, 25 September 2026 |14:11 WIB

Kisah Perjuangan Karateka Cok Istri Agung, Bangkit dari Cedera hingga Persembahkan Perunggu di Asian Games Terakhir

Atlet karate Indonesia, Cok Istri Agung raih lencana perunggu Asian Games 2026. (Foto: Cikal Bintang/Okezone)

TANGERANG - Karateka Indonesia, Cok Istri Agung Sanistyarani, menutup perjalanan panjangnya di panggung multievent dengan mempersembahkan lencana perunggu pada arena Asian Games 2026. Capaian di Aichi-Nagoya, Jepang tersebut sekaligus menandai akhir dari masa baktinya selama 13 tahun sebagai bagian dari Pelatnas sejak 2013.

Cok Istri Agung mengaku tidak pernah memasang sasaran unik sebelum turun di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Gangguan cedera serta hasil kurang memuaskan di arena Asian Karate Federation (AKF) Championship beberapa bulan sebelumnya sempat membikin atlet berumur 31 tahun tersebut merasa pesimistis bisa menembus skuad Merah Putih.

"Kalau dari saya hasil sekarang melampaui sasaran lantaran datang ke Asian Games tanpa target. Aku hanya berbekal semangat, tekad dan kasih penampilan terbaik. Jadi ini bisa dibilang melampaui target," ujar Cok Istri Agung kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Jumat (25/9/2026).

Perjalanan Cok Istri Agung menuju Aichi-Nagoya memang tidak mudah lantaran kudu melewati proses seleksi nan ketat. Dari delapan atlet nan diseleksi, hanya enam karateka nan akhirnya diberangkatkan ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Kegagalannya di SEA Games 2025 pada nomor perorangan juga sempat memengaruhi kepercayaan dirinya. Saat itu, Cok Istri Agung hanya sukses meraih lencana melalui nomor beregu sebelum akhirnya memastikan tempat di skuad Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

 Instagram/indonesianationalkarate) Cok Istri Agung. (Foto: Instagram/indonesianationalkarate)

1. Lolos Seleksi Ketat

"Sempat awalnya kayak pesimis masuk tim, AKF juga gagal, itu kan bagian dari seleksi. Karena karate itu 8 orang jadi enam, tapi akhirnya masuk. Buat saya ini terbalas sih. Jadi akhirnya bisa menutup dengan medali, jadi apapun medalinya saya happy banget," ungkap Cok Istri Agung.

Medali perunggu di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 terasa semakin berfaedah lantaran Cok Istri Agung sebelumnya tidak membawa pulang lencana dari jenis 2023. Dari empat jenis Asian Games nan diikutinya, karateka berumur 31 tahun itu sukses meraih lencana pada 2018 dan 2026.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑