Kisah Heroik Serma Durman, Anak Buah Luhut yang Berpuasa Sambil Bertempur saatamp;nbsp;Operasi Seroja

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Kisah Heroik Serma Durman, Anak Buah Luhut nan Berpuasa Sambil Bertempur saat Operasi Seroja

Serma Durman, Anak Buah Luhut nan Berpuasa Sambil Bertempur saat Operasi Seroja

JAKARTA – Operasi Seroja nan digelar TNI di Timor-Timur (kini Timor Leste) menyimpan banyak cerita heroik. Salah satunya dialami mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut pun membagikan kisah seorang anak buahnya prajuritnya nan tetap berpuasa di bulan Ramadhan saat pertempuran Operasi Seroja di Timor-Timur.

"Bicara tentang puasa, saya terkenang kepada salah seorang anak buah nan giat berpuasa meski saat sedang berada di tengah medan perang. Namanya, Sersan Mayor Durman, Caraka saya di Kompi A Denpur-1/Parako dalam operasi tempur di Timor Portugis tahun 1975–1976," ujar Luhut dikutip Okezone, Kamis (19/2/2026).

Ketua Dewan Ekonomi Nasional ini mengatakan, sepanjang berlangsungnya operasi, sebagai seorang Muslim Durman tetap menjalankan ibadah puasa. Berpuluh kilogram beratnya ransel di punggung, tidak pernah membatalkan niatnya untuk terus berpuasa.

Dalam pertempuran, perlengkapan nan dibawa setiap prajurit memang cukup berat. Beberapa di antaranya berupa senapan otomatis AK-47, 750 butir peluru kaliber 7,62 mm, 3 magasin lengkung, 2 granat, bekal makan untuk beberapa hari, baju loreng, kaos, sepatu lapangan, dan topi rimba.

"Belum lagi setiap regu tetap kudu membawa senapan mesin RPD, peluncur roket RPG-2 buatan Yugoslavia, 60 peluru roket 90 mm, penyembur api komplit dengan 5 mortir dan 18 butir peluru," ujarnya.

Luhut melanjutkan, operasi nan dijalankan adalah operasi nan cukup berat dan banyak merenggut korban.

"Kami di Kompi A mengawali operasi ini pada 7 Desember 1975 dengan kekuatan 110 orang prajurit. Tapi pada Maret 1976, jumlahnya bersisa menjadi 80 orang saja," ungkapnya.

Selama lima bulan operasi, kompi nan dipimpin Luhut melakukan pertempuran setiap hari. Fierce battle istilahnya. Pertempuran berhadapan dengan pasukan Fretilin nan mempunyai motivasi tempur tinggi, keahlian serta disiplin menembak prima, dan menguasai medan dengan sempurna.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑