
Jasmine Azzahra Setyobudi. (Foto: Instagram/@jasmine.azzahraa)
ATLET BMX Racing Indonesia, Jasmine Azzahra Setyobudi, ceritakan perjuangannya untuk mempertahankan lencana perunggu di Asian Games 2026. Perjuangannya tidak mudah lantaran dirinya sempat didera cedera.
Tak hanya satu, Jasmine alami cedera bahu dan juga pinggang sebelum bertolak ke Jepang. Tetapi, perihal tersebut tak jadi penghalang hingga Jasmine sukses meraih lencana perunggu Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

1. Rebut Medali Perunggu
Tampil di Nagoya Velodrome BMX Race Course, Senin 28 September 2026, Jasmine finis di posisi ketiga dengan catatan waktu 34,932 detik. Medali tersebut menjadi perunggu kedua Jasmine di arena multievent olahraga terbesar se-Asia tersebut, sebelum pada jenis 2022.
Jasmine mengatakan angin besar cederanya nan dialaminya sebelum Asian Games 2026 memang menjadi sebuah tantangan. Namun, dia beruntung tetap dapat tampil di arena tersebut dan mempersembahkan prestasi untuk Tim Indonesia.
"Perjalanan tak mudah lantaran saya 31 Desember 2025, operasi bahu. Mulai masuk trek lagi pada 1 April. April 9-10 itu saya jatuh lagi, cedera dengkul, terus akhir Juni jatuh lagi, lampau cedera pinggang sama pergelangan tangan," kata Jasmine saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa 29 September 2026.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
42 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·