Setelah selesai Ramadan dan Idul Fitri, masyarakat Indonesia memasuki fase refleksi, nan tidak hanya mempererat hubungan sosial, tetapi juga mendorong pertimbangan terhadap langkah menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pola konsumsi dan pengelolaan prioritas keluarga.
Di tengah ritme kehidupan modern nan serba cepat, kehidupan nan berarti sekarang tidak lagi ditentukan oleh pencapaian besar semata, melainkan oleh keputusan mini nan konsisten setiap hari, nan dapat dimulai dari langkah family mengelola kebutuhan, memilih produk, hingga menetapkan prioritas.
Pergeseran ini mencerminkan perubahan perilaku konsumen nan semakin selektif dan berorientasi pada nilai, di mana setiap pilihan menjadi bagian dari upaya membangun kualitas hidup nan lebih seimbang dan berkelanjutan.
Nah Ladies, meski terus berkembang di kancah internasional, Kino Indonesia tetap berpegang pada akar dan nilai-nilai lokal, dengan menghadirkan penemuan nan lahir dari budaya, kebutuhan, dan semangat masyarakat Indonesia.
Meaningful living bukan lagi tentang seberapa banyak family kita membeli
Head of PR Kino Indonesia, Arviane D.B., menegaskan bahwa konsep meaningful living menjadi semakin relevan dalam kehidupan family modern.
“Meaningful living bukan lagi tentang seberapa banyak kita membeli, tetapi gimana kita memilih dengan lebih sadar dan bernilai. Kino Indonesia datang dengan peran ganda, sebagai penyedia kebutuhan sehari-hari sekaligus perusahaan nan tumbuh berbareng family Indonesia. Di sinilah relevansi perusahaan dan literasi finansial berjumpa untuk mendukung style hidup nan lebih holistik,” ujarnya dalam aktivitas Media Gathering Halal Bihalal dengan tema Reconnect: Building Meaning in Every Family Choice, Rabu (29/4).
Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kino memperkuat perannya melalui tiga pilar utama, ialah Generational Connection, Relevant Innovation, dan Meaningful Living.
“Kami tidak berakhir berinovasi. Setiap produk lahir dari rasa mau tahu dan kemauan untuk memberikan nilai lebih bagi konsumen di setiap generasi,” tambah Arviane.
Kino pun menghadirkan beragam solusi praktis dalam keseharian konsumen, di antaranya melalui PIA 100 sebagai penemuan camilan family nan memadukan cita rasa klasik dengan format modern, Cap Panda Cincau Hijau sebagai minuman cincau bungkusan pertama di Indonesia tanpa bahan pengawet dan menjawab kebutuhan bakal minuman pelepas dahaga nan menyehatkan, serta Ellips sebagai pionir hair vitamin di Indonesia nan terus mendukung wanita untuk tampil percaya diri.
Dari perspektif finansial, keputusan konsumsi sehari-hari juga mempunyai peran signifikan dalam membentuk kualitas hidup jangka panjang. Financial Planner, Mike Rini CFP, dari Mitra Rencana Edukasi nan datang dalam diskusi, menekankan pentingnya kebiasaan mini dalam membangun kesehatan finansial.
“Banyak orang konsentrasi pada keputusan besar, padahal keputusan mini sehari-hari justru paling menentukan kondisi finansial jangka panjang. Smart spending bukan tentang membatasi diri, tetapi tentang membikin pilihan nan lebih intentional dan selaras dengan kebutuhan, nilai, dan prioritas hidup,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa periode setelah Lebaran menjadi momentum refleksi alami bagi family Indonesia untuk mengevaluasi kembali pola pengeluaran dan membangun kebiasaan konsumsi nan lebih sehat.
“Mindful consumption berfaedah membeli dengan purpose, bukan lantaran FOMO alias impulsif. Ketika kita memilih produk nan tepat—yang praktis, berkualitas, dan sesuai kebutuhan—kita sebenarnya sedang berinvestasi pada kualitas hidup jangka panjang,” ujar Mike.
Melalui kerjasama ini, Kino mau mendorong obrolan nan lebih luas mengenai pentingnya keseimbangan antara hubungan emosional dan keputusan finansial dalam kehidupan sehari-hari.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·