Pasha Ungu mengaku cukup susah berjumpa putranya, Kiesha Alvaro. Padatnya agenda syuting nan dijalani Kiesha membikin momen kebersamaan mereka semakin terbatas.
Meski begitu, Pasha memastikan komunikasi dengan putranya tetap melangkah baik. Setiap kali mempunyai kesempatan bertemu, dia bakal memilih menjadi pendengar dan membiarkan Kiesha bercerita.
“Dia cerita soal karier, cerita soal Tuhan, alias cerita tentang hobinya. Apa saja. Saya kan bapak nan mendengar,” ujar Pasha saat ditemui di area Senayan, Jakarta Pusat.
Vokalis Ungu itu, mengatakan bahwa kesibukan Kiesha sebagai tokoh membikin waktu luangnya sekarang jadi sangat sedikit. Apalagi agenda syuting Kiesha belakangan ini terbilang sangat padat.
“Meskipun memang waktu-waktu bertemunya agak sulit. Karena Kiesha itu saya lihat syutingnya nyaris tiap hari dan berminggu-minggu,” ucap Pasha.
Sadar bakal kesibukan putranya, pemilik nama komplit Sigit Purnomo Said itu mengaku tidak pernah memaksakan Kiesha untuk menghabiskan waktu bersamanya saat sedang libur. Ia percaya putranya lebih memerlukan waktu untuk beristirahat setelah menjalani aktivitas nan padat.
“Di saat dia ada waktu satu dua hari, kan nggak mungkin saya paksa lagi alias usik lagi untuk nongkrong sama saya. Dia pasti capek,” tuturnya.
Pasha memahami betul kondisi tersebut lantaran dirinya juga pernah mengalami perihal nan sama saat tetap aktif menjalani tur musik berbareng Ungu. Kala itu, agenda manggung nan padat membuatnya hanya mau beristirahat ketika pulang ke rumah.
“Saya ngalamin itu. Dulu era tur berhari-hari, berminggu-minggu, pulang memang pengin tidur, pengin istirahat, alias ngelakuin nan saya senang,” ungkap Pasha.
Di kembali kesibukan Kiesha, Pasha merasa bangga memandang perkembangan pekerjaan putranya. Ia berterima kasih lantaran hingga sekarang Kiesha dikenal sebagai sosok nan disiplin, rendah hati, dan menyenangkan di letak syuting.
Menurut Pasha, pujian dari orang-orang nan bekerja berbareng Kiesha menjadi kebahagiaan tersendiri. Baginya, pencapaian terbesar bukan hanya soal pekerjaan sang anak, tetapi juga gimana Kiesha bisa diterima dan disayangi oleh banyak orang di mana pun dia berada.
“Saya berterima kasih anak saya tumbuh sangat positif dan dicintai banyak orang. Saya juga belum pernah dengar suara-suara sumbang tentang langkah kerjanya. Saya tanya ke sutradara, katanya Kiesha itu disiplin, asyik, dan humble,” kata Pasha.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·