Ketua DPRD DKI Dorong Desalinasi Air Laut untuk Antisipasi Kekeringan

Sedang Trending 41 menit yang lalu

Jakarta -

Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengusulkan Pemprov DKI mulai mempertimbangkan teknologi desalinasi untuk mengantisipasi kemungkinan kekurangan air bersih. Ia menilai perihal tersebut layak untuk diperhitungkan.

"Mungkin juga langkah nan kudu dilakukan adalah melakukan, di Kepulauan Seribu itu sudah ada desalinasi ya, mengubah air laut jadi air bersih, air tawar," kata Suhud di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Dia menyebut teknologi desalinasi sudah diterapkan di Kepulauan Seribu. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi salah satu opsi nan dikembangkan untuk menghadapi ancaman kekurangan air bersih di Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kira itu juga kudu sudah mulai dicoba dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan Jakarta ini kekurangan air bersih," sambungnya.

Ia mengatakan kondisi kekeringan perlu disikapi serius. Dia menyinggung adanya level hati-hati nan dikeluarkan BPBD DKI mengenai kondisi tersebut.

"Memang kudu diantisipasi ya. Kemarin kan ada level hati-hati dari BPBD. Nah, saya kira ini kudu disikapi serius lantaran kekeringan ini kan tidak bisa dihindari, panjang," jelasnya.

Suhud menilai langkah antisipasi perlu dilakukan sejak awal mengingat kondisi kekeringan diperkirakan berjalan cukup panjang. Pemerintah wilayah diminta menyiapkan beragam opsi untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan serangkaian info peringatan awal di wilayah Ibu Kota. Peringatan tersebut meliputi ancaman kekeringan meteorologis, potensi aktivitas tanah (tanah longsor), hingga cuaca angin kencang dan gelombang laut di area perairan.

Peringatan awal tersebut disampaikan melalui akun IG resminya, @bpbddkijakarta. Berikut info lengkapnya sebagaimana dikutipdetikcom, Senin (14/9).

(bel/dwr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News