Ketahanan Energi RI Lebih Kuat dari Vietnam, Masyarakat Diminta Lakukan Ini

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Ketahanan Energi RI Lebih Kuat dari Vietnam, Masyarakat Diminta Lakukan Ini

Ketahanan Energi RI Lebih Kuat dari Vietnam, Masyarakat Diminta Lakukan Ini (Foto: Freepik)

JAKARTA - Ketahanan daya Indonesia dinilai lebih kuat dibandingkan negara-negara lain, termasuk Vietnam. Demikian laporan terbaru nan diterbitkan The Economist berjudul "Which country is the biggest loser from the energy shock".

Berdasarkan laporan The Economist, memang tidak ada nan perlu dikhawatirkan dengan daya dalam negeri. Termasuk mengenai akibat geopolitik di Timur Tengah, terutama dalam jangka menengah.

Pakar ekonomi dan upaya Universitas Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan Hamid Paddu meminta agar masyarakat tetap tetap bijak dalam menggunakan energi, guna mengantisipasi akibat geopolitik jangka pendek.

”Dari sisi ketahanan energi, kita lebih stabil (dibandingkan Vietnam). Dalam jangka menengah, kita tidak terlalu terpapar, semisal situasi geopolitik sekarang berlanjut,” kata Hamid di Jakarta, Selasa (24/3/2026).

Laporan The Economist tersebut, kata dia, sesuai dengan kondisi ketahanan daya nasional. Yakni, bahwa Indonesia berada pada jalur nan tepat dalam membangun ketahanan energi.

“Saya kira, ya (on the right track). Karena The Economist tentu lebih fair. Mereka tentu melaporkan berbasis data, evidence based nan ada. Informasi nan dia punyai dengan kebijakan nan mereka ketahui,”  kata Hamid.

Menurut Hamid, laporan nan menyatakan Indonesia sebagai salah satu negara berkembang nan paling kondusif dari akibat krisis daya global, lantaran pemerintah sudah melakukan diversifikasi daya dengan baik.

Antara lain, pembangkit listrik tenaga surya, menggalakkan penggunaan kendaraan listrik dan sebagainya. Tentu saja termasuk nan dilakukan Pertamina, antara lain melalui pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT), semisal panas bumi (geothermal).

Apalagi, lanjut Hamid, dalam masa transisi daya dan diversifikasi energi, Pemerintah melalui BUMN juga terus mencari persediaan minyak baru. Bahkan, saat ini pun Indonesia mempunyai persediaan minyak terbukti (proven reserves) mencapai 4,4 miliar barel. Hamid sependapat, persediaan tersebut bisa memperkuat ketahanan daya nasional hingga 10 tahun ke depan.

”Kita tetap mempunyai persediaan minyak nan cukup besar. Untuk jangka menengah, kita tidak terlalu terpapar jika kondisi geopolitik terus berlanjut,” jelasnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com