Ilustrasi(Dok Asuransi Astra Buana)
KETAHANAN upaya di tengah ketidakpastian ekonomi dunia kembali mendapat pengakuan internasional. Berkat pengelolaan perusahaan nan berkelanjutan, strategi upaya nan adaptif, serta tata kelola nan kuat, PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra) sukses mempertahankan ranking kredit internasional dari AM Best selama empat tahun berturut-turut.
Perseroan mempertahankan predikat angsuran selama empat tahun berturut-turut, ialah Financial Strength Rating FSR A- (Excellent) dan Long-Term Issuer Credit Rating LCR a- (Excellent) serta predikat nasional Indonesian National Scale Rating NSR aaa.lD (Exceptional), dengan outlook stable dari lembaga pemeringkat internasional AM Best.
"Kami berambisi melalui pencapaian nan telah diraih selama empat tahun berturut-turut ini dapat secara konsisten pula menjadi fondasi nan kuat untuk melangkah lebih jauh," ujar President Director Asuransi Astra Maximiliaan Agatisianus dalam keterangannya.
AM Best sendiri adalah lembaga pemeringkat angsuran dunia dengan spesialisasi pada industri asuransi nan berkantor pusat di Amerika Serikat. Sejak 1899, AM Best melakukan upaya di lebih dari 100 negara.
Hingga saat ini, ranking A- (Excellent) merupakan ranking skala internasional nan tertinggi bagi Asuransi Umum di Indonesia. Pemeringkatan tersebut mempertimbangkan pengaruh neutral dari Jardine Matheson Holdings Limited (Bermuda) sebagai ultimate parent Asuransi Astra.
Penilaian pada Balance Sheet Strength nan dianggap very strong tersebut didukung oleh risk adjusted capitalization nan berada pada strongest level pada akhir tahun 2025 dan diproyeksikan bakal tetap berada di level tersebut sebagaimana tercermin pada Best's Capital Adequacy Ratio (BCAR). Pencapaian ini ditopang oleh keahlian pembentukan modal internal nan kuat, dengan ekuitas pemegang saham meningkat sebesar 17.1% pada tahun 2025.
Sementara itu, dari Sisi portofolio investasi, Asuransi Astra dinilai mempunyai akibat moderate dengan kebanyakan didominasi oleh obligasi dan reksa biaya nan mana sebagian besar mempunyai ranking domestik. Adapun counterparty credit risk meningkat disebabkan eksposur terhadap reasuransi domestik nan belum mempunyai ranking internasional.
AM Best turut menilai Operating Performance Asuransi Astra berada dalam kategori strong dengan return-on-equity ratio sebesar 18% pada periode 2025. Di sisi Iain, hasil investasi menunjukkan pertumbuhan stabil dan tetap menjadi salah satu kontributor utama untung perusahaan.
Asuransi Astra sendiri mempunyai konsentrasi saluran pengedaran nan moderate ke perusahaan leasing, khususnya untuk produk motor vehicle Insurance. Namun demikian, untuk lini upaya non-MV, saluran pengedaran dinilai cukup bervariasi dan mencerminkan keahlian perusahaan dalam menjangkau segmen pasar nan lebih luas. Selain itu, AM Best menilai bahwa kerangka Enterprise Risk Management Asuransi Astra sebagai appropriate dengan ukuran dan kompleksitas operasional Asuransi Astra pada saat ini. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·