
Pembalap Tim Scuderia Ferrari, Lewis Hamilton. (Foto: Instagram/scuderiaferrari)
TIM balap Ferrari, nama nan begitu identik dengan kejayaan Formula 1 (F1), sekarang dikabarkan mengalihkan pandangan mereka ke luar lintasan balap konvensional. Tim asal Maranello ini beriktikad menorehkan sejarah baru di bagian olahraga nan sama sekali berbeda.
Pertandingan F1 secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Meski menyandang status sebagai konstruktor tersukses dalam sejarah F1, puasa gelar juara bumi Ferrari telah berjalan cukup lama. Terakhir kali mereka mencicipi titel konstruktor adalah pada musim 2008, sementara gelar pebalap terakhir disumbangkan oleh Kimi Räikkönen pada 2007.
Musim ini, ambisi tersebut tampaknya belum bakal terwujud. Tertinggal jauh di klasemen konstruktor di belakang Mercedes serta selisih poin nan lebar bagi Lewis Hamilton dari ketua klasemen Kimi Antonelli dengan sisa enam balapan membikin kesempatan juara menipis.
1. Inovasi Kapal Layar Super Canggih ala UFO
Di tengah perjuangan mereka membenahi performa mobil untuk musim 2027 berbareng Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, sebuah kejutan muncul dari ranah maritim. Melalui laporan Marca, Minggu (18/10/2026), Ferrari dikabarkan telah merancang sebuah perahu layar inovatif berlambung hitam dan kuning nan bentuknya menyerupai objek terbang misterius namalain UFO.
Lewis Hamilton. (Foto: Instagram/lewishamilton)
Dari segi ukuran, kapal layar ini tampil luar biasa masif dengan panjang mencapai 100 kaki alias sekitar 30,48 meter, setara dengan tinggi gedung sepuluh lantai nan direbahkan. Belum lagi tinggi tiang dan layarnya nan mencapai 40 meter, mirip lapangan sepak bola nan berdiri tegak.
Hebatnya lagi, proyek ini memanfaatkan kelebihan inti Ferrari di bumi otomotif. Mulai dari aspek aerodinamika, pemilihan material canggih, simulasi komputer, hingga kontrol elektronik dinamis, semuanya digabungkan untuk menciptakan sebuah kapal layar penembus rekor.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·