Kesaksian Korban Banjir Aceh: Dua Bulan Minum Air Hujan, Sawah Padi Jadi Padang Pasir

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Gampong Wihlah Setie, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah, porak poranda saat banjir bandang menerjang di Bulan November 2025. Berjarak sekira 27 kilometer dari pusat pemerintahan kabupaten di Jalan Yos Sudarso, Kota Takengon, akses menuju dataran tinggi Gayo ini sempat terputus di beberapa titik.

Desa berpenduduk 240 orang tersebut berada di ujung Danau Lut Tawar. Destinasi wisata unggulan di Takengon.

Akses menuju ke sana ditempuh dengan melewati jalur pinggiran danau, diapit oleh lereng pegunungan dan jurang.

Sekretaris Desa, Hajirin bercerita, awalnya hujan deras terus menerus mengguyur enam hari hujan. Puncaknya terjadi di sore hari. Atas perbukitan nan sudah tidak kuat lagi menahan debit hujan, menciptakan longsor. Air bercampur lumpur dan kayu batangan meluncur dari dinding-dinding pegunungan. Menerjang semua nan dilewati.

"Terjadi longsoran di perairan di atas sana. Air datang dari sini (dengan menunjuk bukit) Dari sana juga ada (menunjuk bukit nan lain). Dari belakang sana, dari berbukitan sebelah sana, dari berbukitan sebelah sini juga ada. Jadi airnya itu sifatnya menjadi seperti air bah," kata Hajirin menceritakan sungguh dahsyatnya terjangan banjir kala itu, Kamis (20/4/2026).

Menyadari ancaman besar mengintai, perangkat desa kala itu bergegas menginformasikan kepada warga. Satu perintah diambil, pemindahan ke tempat kondusif secepatnya.

Banjir kemudian menenggelamkan area sawah nan menjadi pemisah hutan. Merusak saluran pipa air bersih dari sumber pegunungan, hingga merendam rumah-rumah penduduk nan terbuat dari kayu. Tidak ada gedung nan selamat.

"Bak Tampung air kita juga kena waktu itu, sehingga putus lah untuk perairan di kampung Wihlah Setie," ucapnya.

Hajirin melanjutkan, penduduk saat itu sukses menyelamatkan diri ke balai desa. Di sana penduduk bergerombol dalam kepanikan, menyaksikan pemandangan hamparan hijau persawahan dan perkampungan perlahan lenyap dalam lautan banjir.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita