Kendala Penyaluran Bantuan untuk Korban Gempa Manggarai

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Bantuan makanan dan tenda untuk penduduk terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai disalurkan. Namun, pengedaran support belum melangkah optimal lantaran penduduk mengungsi tersebar di sejumlah titik.

Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit mengatakan, kondisi tersebut menjadi salah satu hambatan dalam penanganan penduduk terdampak. Bantuan lebih mudah disalurkan ketika penduduk berkumpul di satu letak pengungsian. Sementara sebagian masyarakat memilih memperkuat di sekitar rumah masing-masing.

"Di pengungsian support memang belum optimal lantaran di satu tempat lebih mudah tertangani. nan kesulitan, wilayah nan tidak berkumpul di satu tempat misalnya di Cibal, Cibal Selatan," jelas Herybertus saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (16/8/2026).

Karena itu, pemerintah wilayah tetap melakukan pendataan penduduk terdampak sebelum support disalurkan lebih lanjut. Pendataan dilakukan oleh kepala desa dan perangkat desa untuk kemudian dilaporkan kepada pemerintah daerah.

"Kita masuk dengan pendataan dulu. Kepala desa dan staf jalankan pendataan dulu. Baru laporkan ke kami," katanya.

Khawatir Dampak Psikologis Pengungsi

Di tengah penanganan darurat, Herybertus juga mengkhawatirkan akibat lanjutan nan dialami warga, terutama mereka nan kudu memperkuat di pengungsian.

"Yang kita takutkan sekarang dampaknya. Misalnya, stres trauma lantaran di pengungsian kurang air bersih," tuturnya.

Gempa susulan juga tetap terjadi. Herybertus mengatakan gempa tetap dirasakan pada Minggu sekitar pukul 04.00 dengan intensitas sekitar IV MMI.

"Gempa tadi pagi jam 4 tetap ada. Sekitar 4 MMI. nan mini masih," katanya.

Dia meminta masyarakat tetap waspada dan mengikuti info resmi pemerintah. Herybertus juga mengingatkan penduduk agar tidak menyebarkan info nan belum terverifikasi di tengah situasi bencana.

"Yang paling krusial waspada lantaran kita tahu kapan berhentinya. Percaya pada info resmi pemerintah. Jangan mudah sebarkan."

Data Korban Meninggal

Kapolsek Reo Ipda Joko Sugiarto menambahkan, posko medis nan disiapkan pemerintah kecamatan sekarang mulai didatangi penduduk nan mengalami luka akibat gempa.

"Untuk sementara, kita lakukan pemindahan terhadap pengungsi, buka tenda baru serta penangan medis. Sekarang banyak korban luka datangi posko medis nan disiapkan pemerintah kecamatan," kata Joko.

Menurut Joko, jumlah korban meninggal bumi di wilayah Kecamatan Reo dan Reo Barat mencapai 12 orang. Rinciannya, empat korban berada di wilayah Reo Barat.

"Total seluruhnya 12 untuk Kecamatan Reo, Reo Barat 4," ujarnya.

Selain korban jiwa, sejumlah rumah penduduk mengalami kerusakan hingga roboh. Namun, proses pembersihan puing-puing belum dapat dilakukan lantaran petugas tetap menunggu kehadiran perangkat berat.

Joko mengatakan akses menuju wilayah terdampak juga menjadi kendala. Longsor nan terjadi di Cibal menyebabkan akses dari Ruteng tersendat sehingga perangkat berat belum dapat masuk ke Reo.

"Rumah-rumah rubuh, kami belum melakukan pembersihan lantaran menunggu perangkat berat. Jalan longsor di Cibal, sehingga belum ada perangkat berat dari Ruteng," jelasnya.

Butuh Bantuan

Di tengah kondisi tersebut, kebutuhan penduduk di letak pengungsian tetap cukup besar. Polisi mencatat sejumlah kebutuhan mendesak, mulai dari bahan makanan hingga perlengkapan untuk memperkuat di tenda pengungsian.

"Sembako, selimut, tenda terpal, obat-obatan. Beras, mie, dan telor, sarden," kata Joko saat ditanya mengenai support nan dibutuhkan.

Sejumlah support memang telah diterima warga, antara lain mi instan, air minum, dan tenda terpal. Namun, kebutuhan bahan pangan tetap menjadi persoalan lantaran aktivitas perdagangan ikut terganggu.

Joko mengatakan sebagian toko tetap tutup setelah gempa. Di sisi lain, terputusnya akses jalan membikin pasokan sembako ke wilayah Reo semakin sulit.

"Mie dan air minum, tenda terpal," ujarnya mengenai support nan telah diterima.

"Toko sebagian tertutup. Kendala di sembako. Sementara jalan terputus," sambung Joko.

Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita