Kenapa Wanita Paling Banyak Kekurangan Vitamin D Dibanding Laki-Laki?

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

Mei Sada Sirait , Jurnalis-Minggu, 22 Februari 2026 |07:39 WIB

Kenapa Wanita Paling Banyak Kekurangan Vitamin D Dibanding Laki-Laki?

Kenapa Wanita Paling Banyak Kekurangan Vitamin D Dibanding Laki-Laki? (Ilustrasi: Freepik)

JAKARTA - Kekurangan vitamin D rupanya tetap menjadi masalah kesehatan nan sangat umum, terutama di kalangan wanita. Meski bisa diperoleh dari sinar matahari, banyak wanita tetap tidak mendapatkan kadar vitamin D nan cukup dalam tubuh mereka.

Vitamin D mempunyai peran krusial dalam tubuh. Nutrisi ini membantu penyerapan kalsium untuk menjaga kesehatan tulang, mendukung sistem kekebalan tubuh, serta berkedudukan dalam kegunaan otot dan saraf.

Namun, beragam aspek biologis dan style hidup membikin wanita lebih rentan mengalami defisiensi dibanding pria. Tubuh memproduksi vitamin D saat kulit terpapar sinar ultraviolet B (UVB) dari matahari.

Namun, banyak orang, terutama wanita, menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan, menggunakan tabir surya, alias mengenakan busana nan menutup sebagian besar kulit. Faktor geografis juga berpengaruh. Mereka nan tinggal di wilayah dengan musim dingin panjang alias paparan mentari terbatas mengalami penurunan produksi vitamin D alami.

Tanpa paparan nan cukup, tubuh kesulitan memenuhi kebutuhan vitamin D-nya sendiri. Selain dari sinar matahari, vitamin D juga bisa diperoleh dari makanan seperti ikan berlemak, misalnya salmon, tuna, sarden, kuning telur, hati, serta produk nan diperkaya seperti susu alias sereal tertentu.

Wanita condong mempunyai kadar vitamin D lebih rendah dibanding pria. Salah satu alasannya berangkaian dengan komposisi tubuh.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com