Kenapa Data Center AI Disebut Haus Air? Ini Alasannya

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

PERKEMBANGAN kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) tidak hanya memerlukan daya komputasi besar. Tapi, AI juga sumber daya lain nan mungkin tidak banyak disadari, salah satunya air.

Data center nan menjadi "rumah" bagi beragam jasa AI memerlukan sistem pendinginan untuk menjaga ribuan hingga jutaan komponen komputer tetap bekerja pada suhu nan aman. Dalam sejumlah fasilitas, air menjadi bagian krusial dari proses tersebut. Lantas, kenapa info center AI disebut "haus air"?

AI di WA Bantu Bisnis Kelola Pesanan hingga Pembayaran, Ini Caranya 

1. Server AI Menghasilkan Panas

Dilansir dari Bloomberg, info center pada dasarnya merupakan akomodasi nan dipenuhi server dan perangkat komputer berkapasitas tinggi. Server-server tersebut memerlukan listrik untuk menjalankan beragam proses komputasi.

Sebagian daya listrik nan digunakan pada akhirnya berubah menjadi panas. Semakin berat beban komputasi, semakin besar pula panas nan kudu dikelola.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi info center AI. Model AI modern memerlukan perangkat komputasi dengan keahlian tinggi, termasuk chip nan dirancang untuk menangani proses komputasi dalam jumlah besar.

Jika panas tidak segera dikendalikan, suhu perangkat dapat meningkat dan mengganggu keahlian maupun keandalan server. Karena itu, info center memerlukan sistem pendinginan nan bekerja secara terus-menerus.

2. Air Digunakan untuk Pendinginan

Salah satu teknologi nan digunakan di sejumlah info center adalah evaporative cooling alias pendinginan evaporatif. Prinsipnya relatif sederhana. Air digunakan untuk membantu menyerap panas. Ketika air menguap, panas ikut terbawa keluar dari sistem sehingga udara alias perangkat nan didinginkan dapat mencapai temperatur nan lebih rendah.

Dalam sistem seperti ini, sebagian air memang lenyap melalui proses penguapan. Karena itu, operator kudu memasukkan air baru secara berkala untuk menjaga sistem tetap berfungsi.

Inilah salah satu argumen info center dapat mempunyai kebutuhan air nan besar. Namun, tidak semua info center menggunakan teknologi pendinginan nan sama. Kebutuhan air dapat berbeda-beda tergantung kreasi fasilitas, lokasi, iklim, jenis sistem pendinginan, dan sumber air nan digunakan.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑