Kementerian PU Optimalkan 10 Ribu Sumur Bor Jangkau Wilayah Kekeringan

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum RI (PU) memperkuat upaya antisipasi di sejumlah wilayah nan rawan kekeringan melalui 10.789 sumur bor dengan kapabilitas lebih dari 114 ribu meter kubik (m3) per detik.

Tak hanya itu, beragam prasarana air seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk turut dioptimalkan guna menghadapi puncak musim tandus panjang alias El Nino.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan prasarana air tersebut mempunyai peran strategis guna menjaga kesiapan air dalam menghadapi potensi kekeringan saat musim kemarau, terutama pada lahan-lahan pertanian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kementerian PU terus berkomitmen membangun dan menyelesaikan prasarana pengelolaan air seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk di beragam daerah. Kehadiran prasarana ini sangat krusial untuk mendukung kesiapan air irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan, serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim tandus alias perubahan iklim," kata Dody, dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2026).

Langkah strategis lainnya adalah mengoptimalkan pola operasi waduk dan jaringan irigasi agar pengedaran air tetap efisien.

Kementerian PU juga memperkuat kesiapsiagaan dengan menyiagakan ratusan peralatan pendukung, mulai dari 125 unit mobile pump, 921 pompa alkon, hingga 49 mesin bor nan siap dikerahkan ke wilayah terdampak.

Selain konsentrasi pada infrastruktur, Kementerian PU juga melakukan inventarisasi wilayah rawan kekeringan serta mengedukasi masyarakat mengenai langkah adaptasi.

Salah satunya melalui penerapan teknologi Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) nan dinilai efektif dalam menghemat penggunaan air di sektor pertanian.

Di sisi lain, percepatan pembangunan beragam prasarana air juga terus dilakukan, mulai dari bendungan, jaringan irigasi, jaringan irigasi air tanah (JIAT), hingga sumur bor.

Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan air nasional dalam jangka panjang.

Saat ini, terdapat 240 waduk dengan total kapabilitas tampung mencapai 7,89 miliar m3 disiagakan untuk menjaga kesiapan air.

Selain itu, terdapat 601 situ dan waduk dengan total volume tampungan mencapai 135,59 miliar m3, serta lebih dari 1.000 tampungan air baku nan turut menopang kebutuhan air masyarakat.

(hnu/ega)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance