Rohman Wibowo
, Jurnalis-Kamis, 20 Agustus 2026 |11:16 WIB

Menteri PKP Maruarar Sirait dan Kepala BGN Sudaryono merumuskan rencana penyediaan perumahan bagi family penerima MBG. (Foto: Okezone.com/Kementerian PKP)
JAKARTA - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono merumuskan rencana penyediaan perumahan bagi family penerima faedah program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dalam pertemuan baru-baru ini, Kementerian PKP dan BGN membahas kebutuhan kediaman bagi family penerima faedah MBG nan tetap menghadapi persoalan perumahan, baik lantaran belum mempunyai rumah maupun menempati kediaman nan belum layak.
Kolaborasi tersebut bakal didukung dengan pemadanan info dan persiapan sistem untuk memastikan family penerima faedah MBG nan mendapatkan Program Bedah Rumah sesuai dengan kriteria penerima bantuan.
Maruarar menyatakan support terhadap program strategis pemerintah, termasuk MBG nan dilaksanakan BGN. Menurutnya, sektor perumahan mempunyai sejumlah program nan dapat dikolaborasikan untuk memberikan faedah lebih luas bagi family penerima MBG.
“Kami berdiskusi, BGN memegang salah satu program paling strategis di bawah pemerintahan Presiden Prabowo. Kami senang memandang beragam gebrakan Pak Sudaryono. Dari Kementerian PKP, ada tiga program strategis nan bisa kita dorong, ialah FLPP, KPP, dan Program Bedah Rumah,” ujar Maruarar dalam keterangan resmi, Kamis (20/8/2026).
Maruarar menjelaskan, FLPP terus menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap rumah subsidi, baik rumah tapak maupun rumah susun.
Sementara itu, Kredit Program Perumahan (KPP) dapat dimanfaatkan untuk membantu orang tua penerima MBG nan mempunyai alias menjalankan usaha, terutama pelaku UMKM, dalam mengembangkan usahanya sekaligus menggerakkan perekonomian keluarga.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·