Kementerian ESDM Isyaratkan Harga Pertamax Berpeluang Turun

Sedang Trending 11 jam yang lalu
Kementerian ESDM Isyaratkan Harga Pertamax Berpeluang Turun Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Dwi Anggia.(Antara)

KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan sinyal positif mengenai potensi penurunan nilai bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di tanah air. Harga jenis BBM seperti Pertamax hingga Dex Series dipastikan bakal mengalami penyesuaian turun andaikan nilai minyak mentah bumi menunjukkan tren pelemahan.

Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan bahwa penetapan nilai BBM non-subsidi sangat berjuntai pada perkembangan nilai pasar dan nilai keekonomian. Oleh lantaran itu, perubahan nilai minyak dunia menjadi variabel utama nan menentukan nilai jual di tingkat konsumen domestik.

"Nah apakah bisa turun? Pasti. Ketika nilai minyak bumi turun, sudah bisa dipastikan nilai BBM non-subsidi juga bakal turun," ujar Anggia dalam keterangannya di Auditorium Badan Komunikasi Pemerintah, Jakarta, Rabu (17/6).

Poin Utama Penyesuaian Harga BBM:

  • Mekanisme Pasar: Harga BBM non-subsidi (Pertamax, Dex Series, dll) mengikuti nilai minyak mentah dunia.
  • BBM Subsidi Aman: Pemerintah menjamin nilai Pertalite dan Solar subsidi tetap stabil untuk menjaga daya beli masyarakat rentan.
  • Arahan Presiden: Pemerintah sempat menahan kenaikan nilai non-subsidi melalui obrolan dengan BUMN dan swasta sesuai pengarahan Presiden Prabowo Subianto.

Ketergantungan pada Harga Keekonomian

Anggia menjelaskan bahwa prinsip penyesuaian ini bertindak dua arah. Jika nilai minyak bumi melonjak, maka penyesuaian nilai ke atas susah dihindari guna menjaga keberlangsungan operasional penyedia BBM. Namun, pemerintah tetap berkomitmen untuk memitigasi akibat gejolak pasar daya dunia terhadap masyarakat.

Menurutnya, para pelaku usaha, baik BUMN maupun swasta, kudu bergerak bergerak mengikuti nilai keekonomian. "Dengan perubahan nilai nan semakin dinamis, para pelaku upaya mau tidak mau kudu menyesuaikan dengan nilai keekonomian," tambahnya.

Perbedaan Perlakuan Subsidi dan Non-Subsidi

Kementerian ESDM juga meminta masyarakat untuk memahami perbedaan mendasar antara kategori BBM subsidi dan non-subsidi. Untuk jenis BBM unik penugasan dan subsidi seperti Pertalite dan Solar, pemerintah tetap memberikan intervensi penuh agar harganya tidak terpengaruh langsung oleh volatilitas pasar global.

Langkah ini diambil sebagai corak perlindungan sosial bagi golongan masyarakat menengah ke bawah. Sebaliknya, bagi pengguna BBM non-subsidi, nilai bakal terus dievaluasi secara berkala mengikuti sistem pasar nan bertindak secara internasional. (Ant/I-1)

Jenis BBM Mekanisme Harga Status Saat Ini
Non-Subsidi (Pertamax, Dex, dll) Mekanisme Pasar / Harga Dunia Berpeluang Turun
Subsidi (Pertalite, Solar) Regulasi Pemerintah / APBN Tetap/Stabil
Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia