Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan sosial dengan nilai akumulatif mencapai Rp 390 miliar di Provinsi Lampung. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis saat aktivitas Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI nan dilaksanakan serentak di Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung Tengah, dan Kabupaten Pesawaran pada Sabtu (25/7) kemarin.
Bantuan nan disalurkan meliputi alokasi Bufferstock Logistik Bencana dari Direktorat PSKB Kemensos ke masing-masing Kabupaten/Kota, Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE), serta Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) triwulan I dan II.
Selain itu, disalurkan pula support Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) meliputi support pemenuhan hidup layak, support kewirausahaan dan support aksesibilitas berupa perangkat bantu disabilitas.
Total support sosial nan disalurkan di Kota Bandar Lampung sebesar Rp 113.104.265.085, kemudian di Kabupaten Lampung Tengah sebesar Rp 191.516.626.725, dan di Kabupaten Pesawaran sebesar Rp 85.648.311.613.
Secara keseluruhan support sosial nan disalurkan di 3 kabupaten/kota tersebut mencapai Rp 390.269.203.423.
"Bantuan ini tak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar warga, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan keberfungsian sosial penerima manfaat,” kata Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Mas Kahono Agung Suhartoyo saat mendampingi Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI di Kantor Wali Kota Bandar Lampung, Sabtu (25/7/2026).
Lebih lanjut, Agung menyampaikan peningkatan kapasitas, kemandirian, dan keberfungsian sosial penerima manfaat, di antaranya dilakukan melalui beragam program rehabilitasi sosial dan pemberdayaan ekonomi nan dilaksanakan Kemensos.
“Hal ini merupakan bagian dari penyelenggaraan tugas Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan di bagian rehabilitasi sosial sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujarnya.
Di tempat terpisah, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyampaikan bahwa melalui kerjasama nan dibangun antara Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dan Komisi VIII DPR RI, diharapkan penyaluran support sosial semakin tepat sasaran dan berakibat nyata bagi masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan lainnya sangat penting, agar beragam program support sosial dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan faedah nyata bagi masyarakat,” kata Marwan saat menghadiri Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI di Kabupaten Lampung Tengah.
Kemensos juga terus memperkuat sinergi dengan beragam pemangku kepentingan lainnya agar program support sosial dan rehabilitasi sosial dapat menjangkau seluruh masyarakat nan memerlukan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Salah satu penerima faedah nan berasal dari Teluk Betung Utara, Kota Bandar Lampung, Darwin mengaku senang bisa mendapatkan support dukungan aksesibilitas, lantaran bisa membantu aktivitas sehari-hari.
“Alhamdulillah saya senang sekali dan terima kasih atas support bangku roda nan saya terima, terima kasih kepada Menteri Sosial,” kata Darwin.
Kegiatan Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI di Kota Bandar Lampung turut dihadiri Ketua Rombongan Komisi VIII DPR RI H. Abdul Wachid, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, Kepala Bagian Tata Usaha Sentra Terpadu Inten Soeweno Fepi Rubianti, jejeran Komisi VIII DPR RI, jejeran Forkopimda Kota Bandar Lampung, serta pejabat mengenai lainnya.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·