Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tetap mengusut penyebab meninggalnya peserta Program Internsip Dokter Indonesia, dr Siti Zahra Maghfira. Investigasi dilakukan berbareng sejumlah pihak, mulai dari kepolisian hingga organisasi pekerjaan kedokteran.
Dalam keterangan tertulis Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes RI, Rabu (29/7), Kemenkes menyampaikan investigasi dilakukan berbareng Kepolisian, Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), Komite Internsip Kedokteran Indonesia (KIKI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), pemerintah daerah, wahana internsip, dan pihak mengenai lainnya.
“Kementerian Kesehatan telah berkoordinasi dengan Kepolisian, Konsil Kesehatan Indonesia (KKI), Komite Internsip Kedokteran Indonesia (KIKI), IDI, pemerintah daerah, wahana internsip, serta pihak mengenai untuk melakukan investigasi secara menyeluruh,” tulis keterangan tersebut.
Kemenkes menyatakan seluruh kebenaran dan kronologi kejadian tetap didalami sebelum menyampaikan konklusi kepada publik.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh kebenaran dan kronologi kejadian terungkap secara utuh sebelum menyampaikan kesimpulan. Hasil investigasi ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga empat hari,” jelasnya.
Kemenkes juga meminta masyarakat tidak memperkirakan mengenai penyebab meninggalnya dr Siti hingga proses penyelidikan selesai.
“Kami membujuk seluruh pihak untuk menghormati proses investigasi nan sedang berjalan serta tidak memperkirakan mengenai penyebab kejadian hingga hasil pemeriksaan resmi disampaikan.”
Kemenkes memastikan hasil investigasi beserta langkah tindak lanjut bakal diumumkan secara terbuka.
“Hasil investigasi beserta langkah-langkah tindak lanjut dan perbaikan nan diperlukan bakal kami sampaikan secara terbuka sebagai corak akuntabilitas kepada masyarakat.”
dr Siti Zahra Maghfira ditemukan meninggal setelah diduga terjatuh dari lantai 18 Apartemen Kalibata City, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7). Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan polisi tetap menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut.
Korban diketahui merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin nan sedang menjalani Program Internsip Dokter Indonesia di RS Sentra Medika Cisalak, Depok, sejak Mei 2026.
59 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·