Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan duka cita atas meninggalnya master muda berjulukan Siti Zahra Maghfira (SZM). Dokter tersebut ditemukan tewas setelah diduga melompat dari lantai 18 sebuah apartemen di Jakarta Selatan, pada Minggu (26/7) siang.
"Dengan penuh rasa duka, Kementerian Kesehatan menyampaikan belasungkawa nan mendalam atas berpulangnya dr. Siti Zahra Maghfira, peserta Program Internsip Dokter Indonesia di RS Sentra Medika, Cisalak, Depok, Jawa Barat," demikian keterangan Kemenkes di IG resminya, Senin (27/7).
Kemenkes telah berkoordinasi dengan seluruh pihak mengenai untuk melakukan investigasi secara menyeluruh dan berkomitmen mengungkap kebenaran serta kronologi kejadian secara utuh.
"Kami membujuk semua pihak menghormati proses nan sedang berjalan dan tidak memperkirakan hingga hasil resmi disampaikan," ucapnya.
Ke depan, Kemenkes menyatakan bakal terus memperkuat penyelenggaraan Program Internship.
"Melalui penyempurnaan tata kelola, penguatan pembinaan dan supervisi, pembatasan jam kerja, pengaturan waktu rehat dan libur, serta peningkatan sistem pelindungan bagi seluruh peserta," ujarnya.
"Semoga pengabdian almarhumah menjadi kebaikan baik nan terus mengalir dan menginspirasi langkah berbareng dalam mewujudkan pelayanan kesehatan nan lebih baik," pungkasnya.
Terkait peristiwa ini, Polisi tetap menyelidiki penyebab pasti korban nekat mengakhiri hidupnya.
Korban merupakan wanita kelahiran 2001. Ia juga diketahui sebagai lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Jenazahnya telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk penanganan lebih lanjut.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·