Kemenhut Pertebal Personel Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Sumatra

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Kemenhut Pertebal Personel Manggala Agni Jinakkan Karhutla di Sumatra Ilustrasi: Penanganan karhutla oleh Tim Manggala Agni Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera di Provinsi Riau.(ANTARA/Manggala Agni)

KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) memperkuat operasi pengendalian kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah strategis di Pulau Sumatra. Langkah ini diambil dengan mengerahkan personel Manggala Agni secara masif ke wilayah Aceh, Riau, Jambi, hingga Sumatra Selatan guna menekan akibat ekspansi titik api.

Penguatan operasi ini dikomandoi oleh Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra (Balai Dalkarhut Sumatra) di bawah Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan. Personel di lapangan difokuskan pada tiga tindakan utama: pemadaman dini, pendinginan (cooling down), serta patroli pencegahan intensif.

Fokus Operasi: Penanganan intensif dilakukan di area gambut, terutama di Nagan Raya (Aceh) dan Pulau Rupat (Riau), di mana bara api seringkali memperkuat di bawah permukaan tanah meskipun api di atas telah padam.

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa Manggala Agni merupakan garda terdepan nan bekerja sama dengan BPBD, TNI, Polri, dan masyarakat. Namun, dia mengingatkan bahwa pemadaman saja tidak cukup tanpa adanya kesadaran kolektif.

"Pencegahan karhutla tidak bisa hanya bertumpu pada petugas pemadam. Kuncinya tetap kewaspadaan bersama, tidak membuka lahan dengan api, dan segera melaporkan tanda-tanda kebakaran sejak awal," ujar Dwi saat dikutip, Jumat (5/6).

Eskalasi di Riau dan Aceh

Di Provinsi Aceh, api terpantau di Desa Kayee Unou dan Desa Babah Lueng, Kabupaten Nagan Raya. Personel Manggala Agni Daops Sumatera I Sibolangit telah diterjunkan untuk melakukan pemadaman di medan gambut nan susah berbareng tim campuran setempat.

Sementara itu di Riau, titik kebakaran meluas ke empat lokasi, termasuk Kabupaten Siak, Rokan Hilir, Pelalawan, dan titik baru di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. Untuk mempercepat penanganan di Pulau Rupat, Balai Dalkarhut Sumatera melakukan mobilisasi personel lintas wilayah operasi, ialah dari Pekanbaru, Kota Jambi, hingga Muara Tebo.

Keberhasilan Pemadaman di Jambi dan Sumsel

Laporan positif datang dari Jambi dan Sumatra Selatan. Di Kabupaten Batanghari, Jambi, tim sukses memadamkan api di Desa Durian Luncuk pada Selasa (2/6). Di hari nan sama, Manggala Agni Daops XIV Banyuasin berbareng support helikopter water bombing sukses menuntaskan pemadaman di Ogan Ilir, Sumatra Selatan.

Kepala Balai Dalkarhut Sumatera, Ferdian Krisnanto, menyatakan bahwa strategi perbantuan lintas Daops sangat krusial untuk memastikan personel di lapangan tidak kelelahan dan mendapatkan support memadai.

"Di wilayah gambut, tim tetap melakukan pengecekan ulang dan pendinginan sampai tuntas. Kami memantau hotspot secara real-time untuk penemuan awal dan tindakan sigap sebelum api meluas," pungkas Ferdian.

Kementerian Kehutanan kembali mengimbau pelaku upaya dan masyarakat untuk menjaga lingkungan dan tidak menggunakan metode bakar dalam pembukaan lahan, mengingat kondisi cuaca nan mulai mengering di sebagian besar wilayah Sumatra. (Ata/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑