Jakarta -
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menerima kunjungan Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus) Letjen TNI Djon Afriandi. Pertemuan tersebut membahas rancangan program kerjasama karya bakti.
Letjen Djon mengatakan dia berbareng Mendes Yandri membahas soal kerja sama untuk membangun percepatan ekonomi di desa nan merupakan salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Ini kebetulan kami datang ke sini awalnya adalah kita mencoba sama-sama, khususnya dari Panglima TNI kemudian Kepala Staf Angkatan Darat, untuk mencoba mensukseskan program dari Asta Cita Bapak Presiden nan keenam, ya, ialah membangun dari desa, membangun dari bawah untuk percepatan ekonomi," ujar Djon, Kamis (10/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan program kerjasama TNI dengan Kemendes bakal dilakukan dalam skala besar agar memberi akibat ke masyarakat luas.
"Karya hormat ini berskala besar, sehingga dengan berskala besar ini kami berpikir ini kudu dampaknya pun kudu sangat besar pada masyarakat sekitar," ungkapnya.
Pertemuan ini membahas soal kerja sama untuk membangun percepatan ekonomi di desa nan merupakan salah satu program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. (Shonya NR/detikcom)
Sementara itu, Mendes Yandri mengungkapkan konsentrasi kerjasama nan dilakukan adalah TNI Manunggal Masuk Desa. Program tersebut bakal dilaksanakan Oktober kelak di Provinsi Bengkulu.
"Salah satu konsentrasi kami dengan Tentara Nasional Indonesia adalah TNI Manunggal Masuk Desa. Ini bakal kami lakukan dengan Pak Panglima Kopassus, insyaallah di bulan Oktober kelak di wilayah Provinsi Bengkulu," kata Yandri.
Yandri menjelaskan, Bengkulu menjadi sasaran progam lantaran nomor kemiskinan Bengkulu nan tetap di atas rata-rata nasional. Program kerjasama ini diharapkan mempercepat pembangunan perekonomian masyarakat.
"Karena Bengkulu nomor kemiskinan tetap di atas rata-rata nasional, maka kami sepakat dengan Pak Danjen Kopassus, Bengkulu itu bakal menjadi sasaran untuk kerjasama antara Kemendes dengan TNI, terutama melalui Pak Danjen Kopassus," ujarnya.
Yandri mengatakan tim kerja Kemendes dengan Kopassus bakal mematangkan penyelenggaraan teknis dan nonteknis sehingga program ini terlaksana itu bisa lancar dan sukses.
"Jadi kami siap untuk melaksanakan program ini," ungkapnya.
(jbr/dhn)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·