Fahmi Firdaus
, Jurnalis-Jum'at, 06 November 2026 |18:37 WIB

Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA
JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta camat di wilayah musibah mengawal penyelenggaraan program pemerintah di tengah proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah bencana. Selain itu, camat diminta mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto melangkah hingga tingkat masyarakat.
Aparat kewilayahan juga kudu memperkuat koordinasi, pendataan hingga identifikasi persoalan agar program prioritas Presiden terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.
"Kami berambisi bukan saja ekstra keras, tapi super keras," kata Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal ZA saat Rapat Koordinasi Teknis Camat Mendukung Program Prioritas Presiden di Jakarta, dikutip Jumat (6/11/2026).
Sejumlah program nan menjadi perhatian meliputi program agunan rumah, makan bergizi cuma-cuma (MBG), penanganan inflasi, ketahanan pangan hingga pemberantasan penyakit tuberkulosis (TBC).
Menurut Safrizal, program-program tersebut memerlukan support abdi negara kewilayahan lantaran pelaksanaannya langsung menyentuh masyarakat. Camat mempunyai posisi strategis dalam memastikan program pemerintah pusat dapat melangkah hingga tingkat kecamatan, desa dan kelurahan.
"Ini krusial sekali untuk abdi negara kewilayahan di tingkat kecamatan dan desa mengerti betul mengenai program prioritas Presiden ini dan kemudian memberikan support, fasilitasi, koordinasi serta identifikasi agar penyelenggaraan program prioritas Presiden ini bisa terlaksana dengan baik dan mencapai sasaran dan sasaran nan ditentukan," ujarnya.
Dia menjelaskan, camat perlu mendapatkan pembekalan teknis agar memahami corak support nan dibutuhkan dalam penyelenggaraan program pemerintah.
Safrizal mencontohkan, dalam program pemberantasan TBC, camat diharapkan memperkuat koordinasi dengan aparatur kesehatan nan bekerja di lapangan.
Peran camat dibutuhkan untuk membantu pencarian penderita TBC sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pengobatan secara konsisten.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·