Kemenbud Dukung Studio Seni Indonesia Perkenalkan Budaya Sunda di Hungaria

Sedang Trending 4 minggu yang lalu

Jakarta -

Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) melalui Dana Indonesiaraya memberikan support terhadap keikutsertaan Yayasan Kentring Manik Mayang Sunda melalui Studio Seni Indonesia (SSI) dalam Hungary International Folklore Festival.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari Program Layanan Produksi Bidang Kebudayaan dalam Lingkup Program Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan, sekaligus menjadi bentuk komitmen negara dalam mendorong pemajuan kebudayaan Indonesia melalui pengedaran dan diplomasi karya budaya di tingkat internasional.

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon menyampaikan bahwa Kemenbud mendukung aktivitas tersebut melalui Dana Indonesiaraya sebagai bentuk komitmen negara dalam pemajuan kebudayaan melalui pemanfaatan Dana Abadi Kebudayaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Negara mempunyai tanggung jawab untuk memajukan kebudayaan nasional. Hal ini merupakan amanah konstitusi sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 32 ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, bahwa negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban bumi dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya," ujar Fadli Zon dalam keterangannya, Sabtu (29/8/2026).

Ia berambisi support ini dapat membuka semakin banyak kesempatan bagi para pelaku budaya untuk membawa karya Indonesia ke panggung internasional, memperluas jejaring kebudayaan, serta meningkatkan apresiasi bumi terhadap kekayaan budaya Indonesia.

Adapun International Folklore Festival merupakan pagelaran seni budaya berskala internasional nan mempertemukan kelompok-kelompok seni tradisi dari beragam negara. Festival semacam ini menjadi ruang krusial bagi pertukaran budaya, promosi seni tradisi, serta pembangunan jejaring antarpraktisi kebudayaan dunia.

Melalui forum tersebut, para peserta tidak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga memperkenalkan identitas, nilai, dan kekayaan budaya masing-masing negara kepada masyarakat internasional. Keikutsertaan Studio Seni Indonesia menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan kekayaan seni tradisi Sunda sekaligus menghadirkan wajah Indonesia dalam pergaulan budaya dunia.

Rangkaian aktivitas diawali dengan Pertemuan Seluruh Delegasi Internasional pada 12 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi forum perkenalan budaya internasional nan mempertemukan seluruh delegasi dari beragam negara peserta.

Pertemuan tersebut ditujukan untuk membangun komunikasi dan relasi antarnegara peserta, memperkenalkan latar belakang serta kekayaan budaya masing-masing delegasi, dan menciptakan ruang hubungan nan menjadi dasar bagi pertukaran budaya selama pagelaran berlangsung. Bagi Studio Seni Indonesia, forum ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan identitas budaya Sunda sekaligus membangun jejaring dengan organisasi seni dari negara-negara peserta.

Bagi Yayasan Kentring Manik Mayang Sunda, keikutsertaan Studio Seni Indonesia dalam pagelaran internasional bukan sekadar agenda pertunjukan, melainkan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kebudayaan Sunda di tengah perkembangan zaman. Seni musik dan tari Sunda mempunyai nilai filosofis nan kuat, antara lain keselarasan, kehalusan budi, kebersamaan, gotong royong, serta semangat silih asah, silih asih, silih asuh.

Nilai-nilai tersebut mempunyai daya universal dan dapat menjadi medium untuk membangun pemahaman serta persahabatan antarbangsa. Melalui panggung internasional, kekayaan tersebut dihadirkan sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia nan hidup dan terus berkembang.

Sebagai badan pelaksana di bawah naungan Yayasan Kentring Manik Mayang Sunda, Studio Seni Indonesia berkedudukan sebagai wadah pembinaan dan laboratorium imajinatif bagi para musisi serta penari tradisional. SSI berkomitmen mempertahankan autentisitas dan pakem seni tradisi, membentuk generasi muda seniman nan mempunyai kompetensi artistik serta wawasan global, dan mengemas seni tradisi dengan standar pagelaran internasional tanpa menghilangkan prinsip budayanya.

Keterlibatan dalam forum internasional juga memberikan pengalaman berbobot bagi para seniman muda untuk belajar, berganti pengetahuan, dan membangun jejaring dengan pelaku seni dari beragam negara.

Lebih lanjut, keikutsertaan Studio Seni Indonesia dalam Hungary International Folklore Festival pada akhirnya diharapkan tidak hanya memperkuat eksistensi seni tradisi Sunda, tetapi juga menjadi bagian dari strategi diplomasi budaya Indonesia.

Melalui pertunjukan, forum perkenalan budaya, dan hubungan dengan delegasi internasional, Studio Seni Indonesia membawa pesan tentang Indonesia sebagai bangsa nan kaya bakal warisan budaya sekaligus terbuka terhadap pertukaran dan kerjasama global. Dari Sunda untuk Indonesia, dan dari Indonesia untuk dunia, seni tradisi menjadi jembatan persahabatan sekaligus kekuatan soft power dalam memperkuat posisi Indonesia dalam pergaulan kebudayaan internasional.

(prf/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑