Pihak keluarga Ammar Zoni tak tinggal tak bersuara setelah Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis 7 tahun penjara terhadap ayah dua anak itu. Vonis tersebut mengenai dengan kasus peredaran narkotika dalam rutan nan menjerat Ammar.
Aditya Zoni dan family berencana ke Mabes Polri untuk meminta pengusutan tuntas terhadap pihak-pihak lain nan terlibat dalam kasus Ammar Zoni.
Kuasa norma keluarga, Jon Mathias, menyebut Ammar hanyalah pelaku lapangan dalam kasus perantara jual beli narkotika di Rutan Salemba. Menurut Jon, ada bandar besar dan oknum lain nan semestinya ikut bertanggung jawab.
"Kasus ini sudah diputus inkrah. Kami bakal memohon kepada interogator Polri untuk ditindaklanjuti. Karena Ammar ini kan pelaku lapangan. Berarti di sini bandarnya nan punya peralatan ini kan ada di putusan. Nah, ini kami bakal mendatangi Mabes Polri untuk kasus ini agar para pelaku lain segera ditangkap juga," ungkap Jon Mathias di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (13/5).
Keluarga Ammar mempertanyakan kenapa hanya Ammar nan dihukum berat, sementara sosok nan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) belum tertangkap.
"Kami minta segera dilakukan penyelidikan dan investigasi terhadap oknum mungkin petugas nan membantu, alias siapa nan membantu memasukkan peralatan bukti itu," ungkap Jon.
"Supaya apa? Supaya adil. Ada kesan seolah Ammar ini bandar, padahal keputusan itu bukan bandar. Dia hanya mempunyai peralatan lebih dari 5 gram," tambahnya.
Di sisi lain, kuasa norma Ammar nan baru berencana mengusulkan upaya Peninjauan Kembali (PK) atas perkara tersebut. Mereka sekarang tengah menyiapkan berkas nan diajukan untuk upaya PK nanti.
Ammar Zoni telah memutuskan untuk tidak mengusulkan upaya banding mengenai vonis 7 tahun penjara dalam kasus peredaran narkoba di dalam rutan.
Sebelum terlibat kasus peredaran narkotika di dalam rutan, dia memang tetap menjalani vonis atas kasus penyalahgunaan narkotika. Lantaran pelanggaran itu, Ammar berbareng 5 terpidana lain dipindahkan ke Nusakambangan.
51 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·