Kelakar Purbaya saat Terima Hasil Lelang Kejagung: Kalau Ada Harley, Saya Tebus

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Menkeu Purbaya memberika paparan saat penyerahan hasil lelang peralatan rampasan negara senilai Rp1.029.874.376.628 kepada Kementerian Keuangan dalam aktivitas nan digelar di Badan Pemulihan Aset (BPA), Jakarta, Senin (15/6/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Menteri Keuangan, Purbaya Yudi Sadewa berkelakar mau membeli motor Harley-Davidson andaikan hasil lelang Kejaksaan itu tidak dilunasi oleh pemenang lelang.

Kelakar itu disampaikan Purbaya saat memberikan sambutan dalam aktivitas penyerahan hasil pemulihan aset dan penerimaan negara senilai Rp 1,02 triliun dari Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan, Senin (15/6).

Awalnya, Purbaya menyinggung adanya tiga pemenang lelang BPA Fair 2026 nan tidak melunasi pembayaran hingga pemisah waktu nan ditentukan. Ia kemudian bertanya apakah ada Harley-Davidson, dan mengaku mau menebusnya jika ada.

"Barangnya apa? Enggak ada Harley Davidson, ya? Kalau ada Harley-Davidson saya mau tebus," kata Purbaya sembari tertawa.

“Saya enggak punya motor tapi enggak boleh beli sama istri, Pak. Cuma cita-cita saja itu, Pak,” lanjut Purbaya nan disambut tawa hadirin.

Dalam kesempatan itu, Purbaya juga mengaku tertarik mengikuti lelang aset nan diselenggarakan Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung.

“Ibu Puspa, BPA ini bulan Mei aja ya? Setahun sekali? Setiap tahun? Sepanjang tahun? Sepanjang tahun ya. Lain kali jika ada lagi saya dikasih tahu juga ya. Saya mau ikutan,” katanya.

Pameran Barang Lelang pada BPA Fair di Kantor Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung RI, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Ia apalagi mengaku pernah membeli tanah melalui sistem lelang dan berambisi mendapat info jika ada lelang aset berikutnya.

“Saya pernah beli lelang Pak dapat tanah lumayan lah. Kan ini boleh kan pejabat, boleh enggak Pak? Boleh ya? Saya pengin dapat nan murah juga. Enggak murah-murah banget kayaknya ya, harganya naik kan ya? Kalau saya lihat itu nilai akhirnya awalnya pembukanya murah tapi akhirnya tinggi juga,” lanjutnya.

Adapun dalam aktivitas tersebut, Kejaksaan Agung menyerahkan hasil pemulihan aset dan penerimaan negara sebesar Rp 1.029.874.376.628 kepada Kementerian Keuangan. Dana tersebut berasal dari hasil lelang BPA Fair 2026 dan pemulihan aset terpidana kasus korupsi Bank Bapindo, Eddy Tansil. Selain itu, Kejaksaan juga mengembalikan Rp 19,1 miliar kepada korban kejahatan melalui sistem pemulihan aset.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan