Kekaisaran Jepang Ubah Aturan Garis Takhta, Bagaimana Nasib Keluarga Perempuan?
Putri Aiko dari Jepang, putri Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako, berpose untuk media di laman Universitas Gakushuin saat menghadiri upacara wisudanya, di wilayah Meijiro, Tokyo (20/3/2024). Foto: Richard A. Brooks/AFP
Memperluas Calon Pewaris Potensial
Pangeran Hisahito (kanan) dari Jepang menghadiri upacara kedewasaannya, Kakan-no-Gi, di Istana Kekaisaran Tokyo pada 6 September 2025. Foto: STR / JAPAN POOL / JIJI PRESS / AFP
Putri Boleh Menikahi Warga Biasa
Putri Mako dan Kei Komuro Foto: REUTERS/Shizuo Kambayashi/Pool
Perempuan Tetap Tak Bisa Jadi Kaisar
Kaisar Jepang Naruhito (ketiga dari kiri), Permaisuri Masako (kedua dari kiri), dan putri mereka, Putri Aiko (kiri), berangkat ke Prefektur Okinawa di Bandara Haneda, Tokyo, pada 4 Juni 2025. Foto: JIJI PRESS/AFPKaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako sebelum berangkat ke Inggris di Bandara Internasional Tokyo, Tokyo, Jepang, pada 22 Juni 2024. Foto: Yoshio Tsunoda/AFLO/via REUTERS