Kejar Target Minyak 1 Juta Barel, Intip Potensi Harta Karun Migas di RI

Sedang Trending 32 menit yang lalu

Kejar Target Minyak 1 Juta Barel, Intip Potensi Harta Karun Migas di RI

Kejar Target Minyak 1 Juta Barel, Intip Potensi Harta Karun Migas di RI (Foto: PHE)

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mendorong masuknya investasi baru ke sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) nasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah mengejar sasaran lifting minyak sebesar 1 juta barel per hari (BOPD) sekaligus mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor minyak mentah.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, pemerintah tengah berupaya menarik penanammodal agar mau menggarap aktivitas eksplorasi migas di dalam negeri. Menurutnya, peningkatan eksplorasi menjadi krusial untuk menemukan sumber-sumber migas baru nan dapat menopang produksi nasional.

"Karena sebagian besar daya kita nan untuk crude tetap impor dari luar, tentu kita kudu memandang sumber daya dalam negeri, gimana kita untuk meningkatkan lifting," ujar Yuliot saat ditemui di TMP Kalibata, Selasa (29/9/2026).

Yuliot mengatakan, pemerintah telah mengidentifikasi adanya indikasi sumber daya migas di sejumlah lapangan di Indonesia. Potensi produksi dari lapangan-lapangan tersebut bervariasi, mulai dari sekitar 2.500 barel hingga 3.000 barel per hari.

Pemerintah, lanjutnya, bakal mulai menggenjot aktivitas eksplorasi dan pemanfaatan sumber daya migas tersebut pada 2027. Percepatan aktivitas tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sumber tambahan produksi untuk mengejar sasaran lifting minyak 1 juta BOPD.

"Target produksi itu bakal bisa tercapai," kata Yuliot.

Menurut Yuliot, aktivitas eksplorasi migas tidak hanya dapat dilakukan oleh pemerintah. Badan upaya alias kontraktor perjanjian kerja sama (KKKS) juga mempunyai peran krusial dalam menemukan dan mengembangkan persediaan migas baru.

Karena itu, pemerintah bakal menyiapkan sejumlah kemudahan untuk mendorong aktivitas eksplorasi oleh penanammodal maupun KKKS.

"Eksplorasi itu bisa dilakukan dua, pemerintah melakukan eksplorasi alias badan upaya melakukan eksplorasi. Jadi, kelak kita juga bakal melakukan kemudahan-kemudahan," jelasnya.

Selain mengejar sasaran produksi minyak, pemerintah juga menargetkan lifting gas bumi sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD). Kedua sasaran tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian daya nasional.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑