Rohman Wibowo
, Jurnalis-Rabu, 04 Februari 2026 |15:37 WIB

Kilang Minyak (Foto: Okezone)
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terus mengejar sasaran lifting minyak nan dicanangkan Kementerian ESDM mencapai 610 ribu barel per hari pada 2026. Sejumlah sumur potensial pun nan tersebar di Indonesia dimaksimalkan sumber dayanya.
Deputi Eksplorasi, Pengembangan, dan Manajemen Wilayah Kerja, Rikky Rahmat Firdaus mengatakan upaya pengeboran sumur eksplorasi menjadi satu perihal nan signifikan. SKK Migas lantas memetakan aktivitas eksplorasi di sebanyak 39 sumur minyak pada 2026.
Kata dia, sumur-sumur minyak potensial ini mempunyai persediaan sumber daya melimpah. Eksplorasi seturut penemuan persediaan nan dilakukan beberapa tahun terakhir.
"Dan ada 5 aktivitas nan kami harapkan dan minta angan dari Bapak dan Ibu semua, sumur-sumur nan ada di Sumatera, ada di lepas pantai Natuna, ada di Laut Arafura, maupun di Jawa, untuk bisa memberikan hasil positif dengan temuan-temuan nan kita nilai bisa menjadi bagian dari big fsh ataupun giant discovery," kata Rikky dalam aktivitas obrolan daring, Rabu (4/1/2026).
Rikky memaparkan SKK Migas menemukan 301 struktur nan berpotensi jadi kilang minyak. Dari jumlah itu, sebanyak 79 struktur sudah dalam proses penentuan status eksplorasi alias PSE, dengan potensi 259 Million Barrels of Oil (MMBO) dan 3,9 Trillion Cubic Feet (TCF).
Dalam konteks idle wells (sumur menganggur), SKK Migas memetakan potensi persediaan minyak dari 4.500 nan tersebar. Rinciannya adalah sebanyak 4.200 milik Pertamina, dan sisinya kepemilikan swasta.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·