Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Agung (Kejagung) menggelar lelang hasil rampasan tindak pidana kejahatan dalam aktivitas BPA Fair nan digelar selama 18-21 Mei 2026.
Kepala BPA Kejagung, Kuntadi mengatakan bakal ada 308 aset rampasan dalam aktivitas BPA Fair tersebut. Mulai dari mobil mewah, tas mewah, perhiasan, emas hingga peralatan koleksi seperti lukisan maupun patung.
"Dalam gelaran BPA Fair ini ada 308 aset dalam 245 lot nan bakal kita jual lelang secara terbuka dan akuntabel," kata Kuntadi kepada wartawan di Kantor BPA, Jakarta, Senin (18/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ratusan aset nan dilelang itu di antaranya crude oil, mobil mewah, logam mulia hingga aset tanah dan bangunan.
Kemudian ada mobil mewah hasil rampasan mengenai kasus Harvey Moeis, mulai dari Rolls Royce, Ferrari hingga Mini Cooper. Namun, Kuntadi menyebut mobil tersebut belum dilelang lantaran nilainya belum ditentukan.
"Yang ini, coming soon kan memang belum dinilai. Ya, kelak jika sudah penilaiannya seperti nan di luar itu kan proses penilaian. Nanti setelah selesai penilaian itu baru masuk tahap penjualan," ujarnya.
Kemudian, puluhan tas mewah merek Hermes, Dior, Chanel, dan Louis Vuitton serta sejumlah perhiasan nan dirampas dari Harvey Moeis.
Tak hanya itu, BPA Kejagung juga melelang crude oil nan disita dari kasus tindak pidana pencemaran lingkungan. Crude oil tersebut dibuka dengan nilai Rp800 miliar.
"Kita tahu ada crude oil nan di awal pra-event sudah kita jual itu nilai limitnya di Rp800 miliar sekian dan sudah laku di nomor Rp900 miliar sekian," kata Kuntadi.
Lalu, dalam aktivitas itu juga turut dilelang replika bangku Firaun dengan label 'King Tutankhamen's Egyptian Throne Chair' nan disita dari kasus korupsi dan pengelolaan investasi PT Asabri dengan terpidana Jimmy Sutopo. Kursi tersebut mempunyai nilai batas Rp43,9 juta dengan agunan duit Rp10 juta.
Lebih lanjut, Kuntadi menyebut BPA Fair ini merupakan lelang terbesar dalam satu periode. Sebab, dari nan biasanya dapat menjual 10-20 item lelang.
Kuntadi menyebut aktivitas ini telah menarik antusiasme masyarakat lantaran berasas pantauan dari website BPA Fair sudah ada 104.200 visitor website. Kemudian, 3.400 orang telah mendaftar sebagai visitor BPA Fair dan kurang lebih 100 orang nan telah membuka akun lelang untuk mengikuti BPA Fair.
Tak hanya itu, berasas info nan diperoleh BPA, sebanyak 400 peserta lelang juga telah menyetorkan duit agunan alias DP senilai Rp12,7 miliar.
Sebagai informasi, peserta lelang wajib membikin akun untuk mengikuti BPA Fair melalui situs bpafair.com. Setelah itu, masyarakat dapat memilih peralatan nan bakal diikuti lelang dengan menyimpan duit jaminan.
"Dan nan paling menggembirakan adalah sebanyak 400 peserta lelang telah menyetor duit agunan lelang BPA Fair 2026 dengan nilai sebesar Rp12,7 miliar. Ini mengalami peningkatan 300% dari serious potensial buyer BPA Fair 2026," ujarnya.
(dis/wis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
57 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·