Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI

Sedang Trending 2 jam yang lalu

loading...

NEWS YORK - Pada tanggal 4 Juni, perusahaan kepintaran buatan Amerika, Anthropic, menyerukan penghentian sementara pengembangan sistem kepintaran buatan (AI) tercanggih di dunia, memperingatkan bahwa model AI generasi berikutnya mulai menunjukkan tanda-tanda berpotensi lepas kendali manusia.

Dalam sebuah laporan nan diterbitkan di New York, perusahaan nan berbasis di San Francisco nan mengembangkan lini model Claude beranggapan bahwa memperlambat pengembangan AI canggih dalam skala dunia “bisa berfaedah bagi bumi .”

Namun, Anthropic juga memperingatkan bahwa jika hanya satu perusahaan nan berakhir secara sepihak, para pesaing bakal dengan sigap menyalipnya dalam perlombaan teknologi.

Menurut Anthropic, "jeda nyata" hanya dapat dicapai jika banyak perusahaan AI besar di beragam negara, terutama AS dan Tiongkok, setuju untuk menghentikan pengembangan secara bersamaan, di bawah sistem pengawasan nan dapat diverifikasi.

Usulan ini muncul di tengah meningkatnya perdebatan tentang keamanan AI. Beberapa mahir dan pejabat Gedung Putih beranggapan bahwa peringatan skenario terburuk Anthropic mungkin dilebih-lebihkan, dan cemas bahwa seruan untuk "jeda" dapat menjadi perangkat untuk memperlambat para pesaing.

Lebih dari 200 orang tewas ketika AS melancarkan operasi untuk menyerang kapal nan diduga terlibat penyelundupan narkoba.Pada tanggal 3 Juni, militer AS melanjutkan serangan udara nan menargetkan sebuah kapal nan diduga terlibat perdagangan narkoba di Pasifik Timur, menewaskan dua orang di dalamnya.

Selengkapnya
Sumber Tekno Sindonews
Tekno Sindonews