Lokasi kejadian.(MI/Ervan Masbanjar)
KECELAKAAN lalu lintas (lakalantas) maut terjadi di Jalan Poros Bengalon-Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, pada Senin (22/6) sekitar pukul 08.00 Wita. Insiden tragis nan melibatkan dua sepeda motor ini mengakibatkan dua pengendara meninggal bumi di tempat dengan kondisi luka bakar serius.
Peristiwa tersebut tepatnya terjadi sekitar 500 meter setelah Simpang Perdau, Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon. Kapolres Kutim Ajun Komisaris Besar Fauzan Arianto, melalui Kasat Lantas Polres Kutim Ajun Komisaris Rezky Nur Harismeihendra, mengonfirmasi kejadian tersebut pada Selasa (23/6).
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Genio bernomor polisi KT-21xx-RFx nan dikendarai seorang wanita berinisial S, 22, dan Yamaha Vixion bernomor polisi KT-38xx-Ox nan dikendarai seorang laki-laki berinisial B, 36.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kejadian bermulai saat pengendara Yamaha Vixion melaju dari arah Sangatta menuju Bengalon. Saat melintasi tikungan landai, pengendara diduga berupaya menghindari lubang di badan jalan sehingga kehilangan kendali.
"Kendaraan kemudian melambung ke lajur berlawanan. Pada saat bersamaan, melaju Honda Genio dari arah berlawanan. Karena jarak nan sudah terlalu dekat, tabrakan keras tidak dapat dihindari," ungkap Rezky.
Benturan dahsyat tersebut menyebabkan kedua pengendara terjatuh dan tertimpa kendaraan masing-masing. Tak lama berselang, muncul percikan api nan diduga dipicu oleh kebocoran bahan bakar, hingga menyebabkan kedua sepeda motor terbakar hebat.
Warga di sekitar letak sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kobaran api dengan sigap membesar dan melahap kedua kendaraan beserta pengendaranya. Setelah api sukses dipadamkan, korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat, tetapi dinyatakan meninggal bumi akibat luka bakar nan sangat parah.
Penyelidikan Polisi
Personel Satlantas Polres Kutim berbareng jejeran Polsek Bengalon melakukan penanganan di lokasi, mengamankan peralatan bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi untuk penyelidikan lebih lanjut. Koordinasi dengan pihak medis juga dilakukan untuk proses visum et repertum.
"Saat ini Satlantas Polres Kutim tetap melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan seluruh aspek penyebab kecelakaan maupun kebakaran nan terjadi pascatabrakan," tambah Rezky.
Imbauan Keselamatan:
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi ruas jalan nan rusak alias berlubang. Pengendara diminta menjaga kecepatan, tetap di lajur masing-masing, dan selalu mengutamakan keselamatan guna menghindari kejadian serupa.
Akibat kecelakaan ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta. Kasus ini sekarang sepenuhnya ditangani oleh Satlantas Polres Kutim. (I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·