Beredar di media sosial dugaan bahwa pemberian lemak berlebih pada MPASI (Makanan Pendamping ASI) dapat membikin bayi lebih mudah sakit alias mengalami alergi. Informasi ini membikin sebagian orang tua cemas untuk menambahkan sumber lemak ke dalam menu makan si kecil.
Padahal, lemak merupakan salah satu nutrisi krusial nan dibutuhkan bayi selama masa MPASI, terutama untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak. Menurut master ahli anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, lemak tidak menyebabkan alergi pada bayi. Justru, nan perlu diperhatikan orang tua adalah jumlah dan jenis lemak nan diberikan agar tetap sesuai dengan kebutuhan anak.
Bayi Butuh Lemak untuk Tumbuh Kembang
Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A, menjelaskan bahwa anak usia 6 bulan hingga 2 tahun memerlukan lemak sebagai salah satu sumber daya utama.
Lemak mempunyai beragam kegunaan penting, antara lain:
Menjadi sumber energi
Mendukung perkembangan otak dan sistem saraf
Membantu pembentukan hormon dan membran sel
Membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K
Berdasarkan rekomendasi WHO dan IDAI, sekitar 30–45 persen kebutuhan daya harian anak berasal dari lemak.
Apakah Kebanyakan Lemak Bisa Membuat Bayi Sakit?
Menurut dr. Aisya, konsumsi lemak berlebihan tidak serta-merta membikin bayi sakit alias mengalami alergi makanan.
"Kebanyakan lemak tidak membikin anak sakit alias alergi. Mitos, ya, kebanyakan lemak bikin anak alergi, lantaran alergi makanan dipicu oleh protein. Kalau setelah makan tinggi lemak bayi mual alias diare, bisa jadi hanya gangguan pencernaan," ujar dr. Aisya pada kumparanMOM, Senin (3/8).
Meski begitu, asupan lemak nan terlalu banyak tetap dapat menimbulkan beberapa dampak, seperti:
Berat badan bayi meningkat berlebihan
Bayi sigap kenyang sehingga asupan protein dan unsur besi berkurang
Meningkatkan akibat gangguan pencernaan, seperti mual, kembung, alias diare
Karena itu, orang tua tetap perlu memberikan lemak dalam jumlah nan sesuai dengan kebutuhan anak.
Tak hanya kelebihan, kekurangan lemak juga dapat berakibat pada kesehatan bayi. Beberapa akibat nan bisa terjadi antara lain:
Berat badan susah naik alias kurang
Perkembangan otak dan sistem saraf kurang optimal
Penyerapan vitamin A, D, E, dan K terganggu
Bayi lebih sigap lapar
Pilih Sumber Lemak Sehat untuk MPASI
Untuk memenuhi kebutuhan lemak harian bayi, orang tua dapat memilih beragam sumber lemak sehat, seperti:
Extra virgin olive oil (EVOO)
Minyak kanola
Alpukat
Ikan berlemak, seperti salmon, sarden, dan tuna
Kuning telur
Butter alias unsalted butter
Santan secukupnya nan dimasak hingga matang
Lemak alami dari daging dan ASI
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·