Kebanyakan Duduk dan Kurang Gerak Bisa Picu Penyakit Jantung

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Kebanyakan Duduk dan Kurang Gerak Bisa Picu Penyakit Jantung

Ilustrasi duduk lama. (Foto: dok Magnific/DC Studio)

JAKARTA - Pernah merasa satu hari berlalu begitu saja lantaran lebih banyak duduk? Setelah sarapan, duduk di depan laptop. Saat makan siang, kembali ke meja kerja. Pulang ke rumah, duduk di sofa sembari menonton televisi alias bermain ponsel.

Rutinitas seperti ini mungkin terasa biasa, terutama bagi mereka nan banyak menghabiskan waktu untuk bekerja di depan komputer. Namun, jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan terlalu banyak duduk dan jarang bergerak bisa berakibat pada kesehatan, termasuk jantung.

Mengutip Hindustan Times, sejumlah penelitian menemukan bahwa terlalu banyak duduk berangkaian dengan peningkatan akibat penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, hingga kematian dini. 

Dokter Spesialis Jantung Ajit Menon menjelaskan bahwa ada beberapa istilah nan perlu dibedakan, ialah perilaku sedentari, kurang aktivitas fisik, dan aterosklerosis. Sementara itu, kurang bergerak berfaedah tubuh tidak mendapatkan aktivitas bentuk dengan intensitas sedang hingga berat dalam jumlah nan cukup sesuai rekomendasi kesehatan.

Jadi, seseorang bisa saja berolahraga selama 30 menit dalam sehari, tetapi tetap menghabiskan sebagian besar waktunya dengan duduk. Hal ini menjadi krusial lantaran olahraga rutin dan mengurangi waktu duduk merupakan dua perihal nan saling melengkapi.

Apakah Duduk Lama Bisa Menyebabkan Penyumbatan Jantung?

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑