Jakarta -
Kebakaran rimba dan lahan (karhutla) lereng gunung Lawu, Jawa Tengah, kian meluas. Luas lahan nan terbakar mencapai 490 hektare.
"Berkaitan dengan luas nan terbakar, perkiraan kita sekitar 490 hektar nan terbakar," kata Kalakhar BPBD Karanganyar, Sugiharjo, seperti dilansir detikJateng, Selasa (20/10/2026).
Dia mengatakan, api semakin mendekati mata air warga, sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi untuk menyelamatkan pipa air tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Posko induk besok bakal dilakukan penyekatan di depan rimba alam, lantaran di situ ada pipa milik warga," ujarnya.
Untuk mengantisipasi api mendekati pipa warga, objek wisata, dan pemukiman, satu pos baru di Candi Cetho dibuka. Posko Candi bakal memulai operasi pada Rabu (21/10).
Fokus operasi di Pos Cetho pada pemeriksaan kondisi pipa sumber mata air, pengamanan jalur dan titik penempatan pipa, serta pendataan sarana dan kondisi di lapangan.
"Di Posko Candi Cetho, bakal dilakukan penyekatan di bawah Pos 1, lantaran dikhawatirkan kelak bakal meluas ke objek wisata. Dan di Posko Cetho, kita tambah satu posko lagi, bakal dilakukan pengamanan pipa warga. Upaya ditimbun pipanya agar kelak tidak ada nan kebakaran," ucapnya.
Baca selanjutnya di sini.
(lir/lir)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·