Kebakaran melanda pabrik pengolahan ikan dai Pati, Jawa Tengah.(MI/Akhmad Safuan)
Kebakaran besar terjadi di sebuah pabrik pengolahan ikan nan berlokasi di Jalan Pantura Pati-Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (6/6) pagi. Hingga beberapa jam setelah kejadian, petugas campuran tetap berupaya menjinakkan kobaran api nan terus membesar dan menghasilkan kepulan asap hitam pekat.
Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan penduduk dan para pekerja pabrik nan berada di lokasi. Asap tebal terlihat membumbung tinggi dari area belakang gedung dan menyelimuti area sekitar serta sebagian ruas Jalur Pantura.
Berdasarkan pantauan di lokasi, kebakaran terjadi di area pabrik pengolahan ikan PT Dua Putra Utama Makmur sekitar pukul 06.00 WIB. Ratusan tenaga kerja terlihat berlarian keluar dari area pabrik untuk menyelamatkan diri saat kobaran api semakin membesar. Sejumlah armada pemadam kebakaran terus keluar masuk area pabrik untuk melakukan pemadaman. Namun hingga beberapa jam setelah kejadian, api tetap belum sepenuhnya dapat dikendalikan.
“Saat melintas di Jalur Pantura pagi tadi, saya memandang asap tebal membumbung tinggi dari bagian belakang pabrik,” ujar Rasmini (30), seorang pengendara nan melintas di letak kejadian.
Warga sekitar juga menyebut asap hitam pekat terus membesar dan menyelimuti area pabrik maupun lingkungan sekitarnya.
"Asap berwarna hitam pekat semakin besar dan terus menyelimuti area pabrik," kata Wahyu, penduduk nan tinggal di sekitar lokasi.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pati, Tri Wijanarko, mengatakan petugas pemadam kebakaran dari sejumlah pos dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Menurut dia, tim pemadam berasal dari Pos Damkar Pati, Pos Juwana, dan Pos Kayen. Selain itu, support juga datang dari beragam lembaga dan perusahaan swasta.
Armada Armored Water Cannon (AWC) milik Polresta Pati turut diterjunkan ke lokasi. Bantuan pemadaman juga diberikan oleh armada pemadam milik PT Djarum Kudus dan Garudafood.
"Kami tetap berupaya menjinakkan api dan melokalisasi agar tidak menyebar ke gedung pabrik lainnya," ujar Tri.
Petugas saat ini memprioritaskan proses pemadaman dan pemindahan pekerja nan berada di area pabrik. Hingga sekarang penyebab kebakaran tetap belum diketahui. Menurut Tri, penyelidikan mengenai penyebab kebakaran bakal dilakukan oleh pihak kepolisian setelah situasi sukses dikendalikan.
"Kami konsentrasi pemindahan tenaga kerja pabrik dan pemadaman terlebih dahulu," katanya.
Kebakaran tersebut juga berakibat pada aktivitas lampau lintas di Jalur Pantura Pati-Juwana. Kepulan asap nan cukup tebal membikin sejumlah pengendara mengurangi kecepatan apalagi menghentikan kendaraan untuk sementara waktu demi keselamatan.
Petugas mengimbau masyarakat tidak mendekati area kebakaran agar proses pemadaman dapat melangkah lancar dan kendaraan pemadam kebakaran mempunyai akses nan cukup menuju letak kejadian. Hingga buletin ini ditulis, petugas campuran tetap terus melakukan upaya pemadaman dan pendinginan di sejumlah titik nan menjadi sumber kobaran api. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·