Warga sekitar TPA liar Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten, menyebut kebakaran di TPA itu tetap belum padam. Kondisi itu berfaedah kebakaran sampah sudah berjalan selama 24 jam.
Warga Kampung Cibeka, Lisna Hasbullah, mengatakan api tetap terlihat dari permukiman penduduk nan berjarak sekitar 400 meter dari letak kebakaran. Dari foto nan dikirim Lisna, terlihat api bercahaya di tengah gelapnya malam.
Kondisi terkini kebakaran di TPA Liar Waringinkurung Foto: Dok. Istimewa
Lisna juga menyampaikan, ada penduduk sekitar nan mendengar letupan-letupan seperti petasan dari letak kebakaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menyala lagi, kata anak-anak seperti petasan. Katanya kayak bunyi petasan," kata Lisna kepada wartawan, Sabtu (29/8/2026).
Lisna menyebut dirinya sudah mencium aroma asap di kediamannya. Menurutnya, jarak antara letak TPA nan terbakar dengan rumahnya sekitar 700 meter.
"Kampung Cibeka, aroma asap menyengat. Warga mengeluh sesak napas," ucapnya.
Sementara itu, Kapolsek Waringinkurung Iptu Hari Purwanto menyampaikan penanganan kebakaran terkendala perangkat berat. Karena itu, pemadam kebakaran belum bisa melakukan tindakan untuk memadamkan api secara total.
"Besok rencananya kita datangkan perangkat berat di situ," ujar Hari.
"Karena dari Damkar pun semalam jam 2 itu menyampaikan 'Pak, jujur saja ini jika disiram terus-menerus percuma' gitu. 'Karena padam, begitu ditinggal 1 jam pasti bakal muncul kembali apinya, Pak,'" tambahnya.
Menurut Hari, petugas Damkar Kabupaten Serang telah mengantisipasi agar api tidak merambat ke permukiman penduduk sekitar.
"Yang krusial tolong dibuat pinggir-pinggirnya padam ya agar tidak merambat ke mana-mana. Dikhawatirkan kan merambat ke mana-mana," katanya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea mengatakan kejadian tersebut diketahui penduduk pada Jumat (28/8) sekitar pukul 18.00 WIB. Warga memandang api sudah menyala di Kampung Pranje, Desa Waringinkurung.
"Penyebab kejadian tidak diketahui. Sekira pukul 18.00 WIB, saat penduduk sekitar pulang dari mengambil rumput, mereka memandang api sudah menjalar besar. Anggota Polsek Waringinkurung langsung menuju TKP kebakaran lahan tersebut. Untuk sementara, api sedang coba dipadamkan," katanya.
Menurut Maruli, letak tersebut dulunya merupakan lahan jejak galian bata. Namun, letak itu kemudian digunakan menjadi tempat pembuangan sampah.
"Apabila (sampah) sudah penuh, bakal ditimbun oleh tanah," kata Maruli.
(aik/fas)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·